SuaraJatim.id - Hidayat, seorang pemuda asal Mojokerto, Jawa Timur, dicokok polisi lantaran eksperimen ganjilnya. Teknisi elektronik ini berencana membuat sabu yang diolah sendiri.
Bahan-bahan eksperimen yang diamankan oleh polisi dari rumahnya diantaranya satu plastik daun binahong, satu gelas getah binahong, satu kantong plastik amonium sulfat, pupuk urea, cairan aseton, kompor listrik.
"(Bahan-bahan) Itu digunakan sebagai alat dan bahan eksperimen tersangka membuat sabu-sabu," kata Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, dikutip dari Suarajatimpost.com, jejaring suara.com, Kamis (05/11/2020).
Dony Alexander mengatakan, kepolisian berhasil mendapat informasi mengenai adanya eksprimen membuat sabu oleh Arif. Petugas yang melakukan penyelidikan akhirnya berhasil mengamankan dengan memancing pelaku.
“Arif diringkus oleh anggota Reskrim Polsek Mojosari yang langsung dipimpin oleh Kanit Reskrim di Stadion Gajah Mada, Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Selasa petang pukul 18.30 WIB. Dari pelaku disita satu paket sabu seberat 0,5 gram di dalam bungkus rokok,” ujar Dony.
Saat dimintai keterangan, tersangka akhirnya digelandang ke rumahnya di kawasan Jalan Hamengkubuwono, Seduri. Di kediamannya inilah polisi mengamankan sejumlah alat bereksprimen untuk membuat sabu.
Tersangka mencoba mengolah sejumlah bahan cair dan dimasukkan ke dalam lemari es. Saat ini barang tersebut sendiri telah diamankan kepolisian dan akan menjalani uji laboratorium di Polda Jawa Timur, apakah ada kandungan zak adiktif atau tidak.
Akibat ulahnya, tukang servis ini terancam dijerat dengan undang – undang narkotika pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) subsider pasal 113 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika atas kepemilikan 0.5 gram Sabu.
Baca Juga: Pesta Sabu di Kebun, Wanita Muda Dicokok, Teman Pria Lari ke Semak-semak
Berita Terkait
-
Pesta Sabu di Kebun, Wanita Muda Dicokok, Teman Pria Lari ke Semak-semak
-
Dalih Istri Butuh Biaya Lahiran, Suami Edarkan Permen Kiss Isi Sabu
-
Kontroversial, Foto Julurkan Lidah Anggota PKD di Mojokerto Ini Bikin Geger
-
Abaikan Prokes, Pasar Malam di Mojokerto Dibubarkan Polisi, Penjual Ngomel
-
79 Kilogram Narkoba Asal Malaysia Dimusnahkan Polres Surabaya
Terpopuler
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pestapora 2026 Makin Asyik Bareng BRImo, Intip Program Spesialnya
-
Bukan Cuma Soal Keracunan MBG, Chef SPPG di Surabaya Malah Gelapkan 8 Jerigen Minyak Bekas
-
Rekomendasi Laptop Bisnis Murah untuk UMKM: Hemat Anggaran, Performa Andal
-
Dituding Adang Ambulans Pembawa Jenazah di Surabaya, Satpol PP Buka Suara: Kaca Spionnya Terlipat!
-
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim-Arab Saudi, Potensi Transaksi Rp6,71 T