SuaraJatim.id - Terkait relawan PDI Perjuangan yang pindah haluan mendukung pasangan Machfud-Mujiaman (MAJU) dengan mendeklarasikan Banteng Ketaton Kota Surabaya tidak mengejutkan Ketua DPC PDIP Kota Surabaya Adi Sutarwijono alias Awi.
Awi mengaku sudah mengetahui eks para relawan PDI Perjuangan tersebut. Namun demikian, Ia enggan berkomentar mengenai perilaku mereka yang pindah haluan mendukung MAJU dan malah menolak pencalonan Eri Cahyadi-Armuji (Er-Ji) di Pilkada Kota Surabaya.
"Gak ada komentar saya," ujarnya singkat saat dikonfirmasi, Senin (9/11/2020).
Awi menjelaskan, daripada berkomentar mengenai hal itu Ia lebih memilih fokus dalam mengumpulkan suara untuk memenangkan pasangan calon yang diusung oleh partainya yakni Eri-Armuji.
"Kami terus bergerak, solid, kompak, untuk menghimpun suara dukungan di masyarakat terhadap Calon Wali Kota Eri Cahyadi dan Calon Wakil Wali Kota Armuji," ujarnya.
Menurut dia, dalam setiap gelaran Pilkada Surabaya ada semacam gerakan-gerakan kecil itu merupakan hal biasa. Hal itu tidak akan berdampak pada dukungan masyarakat.
"Fakta tiga kali kami menang Pilkada Surabaya. Kami juga menang di Pemilu 2014 dan 2019. Itu fakta, rakyat Surabaya mempercayai PDI Perjuangan.
Hal itu, lanjut Awi, dibuktikan seluruh kader-kader PDI Perjuangan Surabaya yang terus bekerja keras membangun dukungan suara di masyarakat bagi pasangan Er-Ji.
Ia meyakini akan memenangkan Pilkada Surabaya 9 Desember 2020 mendatang. Alasannya, survei internal partai menunjukkan kalau elektabilitas Eri Cahyadi-Armuji terus meningkat.
Baca Juga: Sakit Hati, Relawan PDIP Pendukung Whisnu Sakti Dukung MAJU Musuhi Er-Ji
"Kemarin Sekjen DPP PDI Perjuangan, Pak Hasto Kristiyanto, menyebut Eri-Armuji unggul 10,2 persen. Kami bergerak memastikan setiap suara masyarakat berujung kehadiran di TPS," katanya menegaskan.
Kontributor : Arry Saputra
Berita Terkait
-
Sakit Hati, Relawan PDIP Pendukung Whisnu Sakti Dukung MAJU Musuhi Er-Ji
-
Polemik Hasil Survei di Pilwali Surabaya, Akademisi: Harus Kita Hormati
-
PDIP Sebut Survei Tim Machfud Aneh, Klaim Awal Unggul 20%, Ternyata 17,6%
-
Reunian Harusnya Bahagia, Tapi Eri Cahyadi Malah Nangis, Ini Penyebabnya..
-
Sahabat Khofifah Dukung Machfud, Lalu Khofifah Sendiri Doyong ke Siapa?
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
Terkini
-
Jokowi Sambangi Tenda Pengungsi Gempa Palue, Ini Respon Bupati Juventus
-
Asap Hitam Membubung! Pabrik Sepatu di Mojokerto Terbakar Hebat saat Karyawan Bekerja
-
Menu MBG Diduga Basi! 10 Siswa SLB di Blitar Tumbang, Wali Murid Tuntut Evaluasi
-
Harhubnas 2026, Gubernur Khofifah Gratiskan Tarif Layanan Trans Jatim Hari Ini
-
Tegang! Mahasiswa UINSA Usir Polisi dan TNI dari Kampus, Desak Rektor Mundur