SuaraJatim.id - Dua remaja pelaku pembunuhan bocah AAH (13) di area bekas tambang di Bukit Jamur Gresik menjalanis tes kejiwaan di Rumah Sakit Bhayangkara, Milik Polda Jatim di Kota Surabaya, Selasa (10/11/2020).
Dua pelaku berinisial MSK (15) dan SNI (16). Mereka didampingi oleh kuasa hukumnya, Sulthon dan anggota Satreskrim Polres Gresik.
“Memang benar dua klien kami yang masih remaja barusan menjalani tes kejiwaan,” ujar Sulthon, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring suara.com.
Masih menurut Sulthon, kedua klienya yang masih remaja itu menjalani tes kejiwaan satu jam lebih. Mengenai hasil tes kejiwaan, dirinya belum mengetahuinya.
“Soal tes hasil kejiwaan belum diketahui, nanti sudah keluar segera kami beritahu infonya,” paparnya.
Seperti diberitakan, MSK dan SNI tega membunuh AAH dengan cara kepala dikepruk balok kayu hingga tewas. Kedua pelaku juga mengikat kedua tangan korban dan kakinya lalu dilempar ke kubangan Bukit Jamur.
Akibat kejadian itu, korban AAH ditemukan tak bernyawa tanpa identitas dengan kondisi mengambang.
Setelah melakukan pembunuhan, kedua pelaku melarikan diri sebelum akhirnya diringkus polisi. MSK ditangkap di Pasuruan, dan SNI ditangkap di rumahnya yang berdekatan dengan rumah korban, yakni di Kecamatan Bungah, Gresik.
Kini, kedua pelaku tersebut dititipkan di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Anak Surabaya karena masih di bawah umur.
Baca Juga: Cemburu Buta, Warga Gresik Pukuli Istri Sirinya Pakai Batang Kursi Kayu
Akibat perbuatannya itu, kedua pelaku dijerat dengan pasal 706 c jo pasal 80 ayat 3 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Cemburu Buta, Warga Gresik Pukuli Istri Sirinya Pakai Batang Kursi Kayu
-
Mayat Bocah di Bekas Tambang Gresik, 2 Pelaku Jadi Tersangka, Motif Dendam
-
Jasad Bocah di Bekas Galian Tambang Penuh Luka, Anak Pejabat Desa di Gresik
-
Mayat di Bekas Galian Gresik Ternyata Bocah, Posisi Terikat Tali Tampar
-
Sudah Sepekan Air PDAM Gresik Keruh, Warga Tak Dapat Kompensasi
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek
-
Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri
-
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental
-
Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem
-
Tak Kapok Masuk Bui, Wanita 34 Tahun Diciduk Edarkan Narkotika di Surabaya