SuaraJatim.id - Bupati Jombang Munjidah Wahab dikabarkan terpapar Covid-19. Ini terjadi setelah Camat Kabuh dan Sekretarisnya dinyatakan positif.
Pihak keluarga pun menanggapi santernya kabar tersebut. Masalahnya tidak membenarkan juga tidak membantah.
"Ibu saya kondisinya sudah membaik. Maaf saya sedang ada kunjungan di Madiun," kata anak Mundjidah yang merupakan anggota DPR RI, Emma Umiyyatul Chusnah, Jumat (20/11/2020).
Diminta kepastian apakah Bupati Jombang positif Covid-19, Emma enggan buka suara. Anggota Komisi IV DPR ini hanya mengatakan ibunya masih istirahat di rumah dinas. Emma lalu meminta wartawan untuk melakukan konfirmasi ke Direktur RSUD Jombang.
Hal senada juga disampaikan menantu Bupati Mundjdah yang notebene menjabat sebagai Wakil DPRD Jombang Farid Al Farisi. Politisi PPP ini berdalih tidak tahu kabar tersebut. Pasalnya, saat ini Farid juga sedang kunjungan ke Solo, Jawa Tengah.
"Maaf, saya tidak tahu. Saat ini saya sedang ada di Solo," ujar Farid.
Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran juga setali tiga uang. Dia mengaku tidak tahu apakah Bupati Jombang positif covid atau tidak.
Namun demikian, Pudji membenarkan bahwa beberapa hari terakhir Bupati Mundjidah kondisinya kurang sehat dan tengah beristirahat di rumah dinas.
Apakah sudah dilakukan tes swab dan bagaimana hasilnya?
Baca Juga: China Klaim Vaksin Sinovac Ampuh Lawan Covid, Picu Kemunculan Antibodi Pula
"Mohon maaf, kalau soal itu, langsung konfirmasi ke pihak keluarga bupati saja," kata Pudji yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Penanganan Pasien Satgas Penanggulangan Covid-19 Jombang.
Berita Terkait
-
China Klaim Vaksin Sinovac Ampuh Lawan Covid, Picu Kemunculan Antibodi Pula
-
Melonjak Lagi, Orang Meninggal Karena Covid-19 Jadi 15.211 Jiwa
-
Rp 800 T Habis Buat Atasi Covid, Pemerintah Ngutang Rp 15 T ke Australia
-
Kasus Virus Corona Baru di Dunia Tembus 50 Juta, Amerika Paling Parah
-
SARS CoV 2 Bukan Virus Buatan, Peneliti Buktikan Corona Ada di Trenggiling
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Datang ke Pendopo Ingin Menghadap Plt Bupati Tulungagung, Kadis Damkar Kaget Disambut Tim KPK
-
Batu Raksasa Terjang Fortuner di Jalur Trenggalek-Ponorogo, Jalur Nasional Lumpuh Total
-
Akhir Pelarian Ratu Kredit Fiktif Rp9,6 Miliar Asal Surabaya: 6 Tahun Sembunyi Diciduk di Jaksel
-
Bocah 3 Tahun di Kediri Tewas dengan Tubuh Penuh Lebam: Ayah, Ibu, dan Nenek Dibawa Polisi
-
Mencekam! Detik-Detik Kades di Lumajang Dibantai Belasan Pria Misterius di Rumah Sendiri