SuaraJatim.id - Kepala Dusun Pulorejo, Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, tepergok sedang gelap-gelapan dengan perempuan muda yang sudah bersuami.
Saat suami selingkuhan pulang, Kasun tepergok ngumpet di kolong kamar tidur. Peristiwa ini terjadi Rabu malam 11 November 2020. Kasun Pulorejo, bertamu ke rumah perempuan muda berinisial FT yang sudah memiliki suami.
Masalahnya, saban bertamu lampu rumah dimatikan semuanya. Ini tentu mencurigakan bagi suami FT yang berinisial AS. Ia curiga lalu berusaha mencari tahu alasan kenapa rumah selalu mati.
Sebab peristiwa ini bukan cuma sekali, tapi sudah berulang kali. Kecurigaan kian menguat sebab setiap mengetuk pintu rumah, si istri lama membukakaknnya.
AS lalu mendobrak pintu rumah dan mencari sang istri. Namun saat memasuki kamar, betapa terkejutnya AS menjumpai Kasun Pulorejo tengah berada di kolong kamar. Sang kasun tampak ketakutan bersembunyi di kolong kamar dengan kondisi penuh keringat.
AS langsung menyeret kasun dari dalam kamar. Kegaduhan terjadi. Warga sekitar heboh lalu mendatangi rumah FT. Kepala desa pun segera mendatangi rumah AS yang menjadi lokasi dugaan perzinaan terjadi.
Kepala Desa Menampu Aan Rofi membenarkan adanya dugaan kasus asusila dan dugaan perzinaan. Namun ia masih mencari barang bukti lainnya terkait kasus tersebut.
"Benar informasi tersebut, diduga adanya kasus asusila dalam rumah tangga. Kami saat itu datang bersama tiga pilar, saat kami dari pemerintahan Desa Menampu masih mencari bahan bukti agar informasi ini sepihak," ucap Aan Rofi ditemui suarajatimpost.com, jejaring suara.com, Jumat (20/11/2020).
Dirinya pun telah menerima permintaan sejumlah tokoh masyarakat dan warga agar melakukan pemecatan tidak hormat sebagai kepala Dusun Pulorejo, Desa Menampu.
Baca Juga: Ngeri! Mayat Bayi Gosong Bekas Dibakar Bikin Heboh Warga Jember
Nantinya pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Jember untuk meminta petunjuk teknis guna menangani permasalahan apapun, termasuk pemberhentian Kasun Pulorejo.
Berita Terkait
-
Ngeri! Mayat Bayi Gosong Bekas Dibakar Bikin Heboh Warga Jember
-
Giliran Kepala Bapekko Jember Disanksi Turun Pangkat Oleh Gubernur Jatim
-
Omeli Anak, Emak Pemain PSM Makassar Bayu Gatra Ajak Kelahi Suporter Pula
-
Foto Vulgar Tersebar di Medsos, Bidan di Jember Laporkan Teman Prianya
-
Dua Pencuri Asal Jakarta Ini Sudah Garong 15 Minimarket di Jember
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh