SuaraJatim.id - Dua pria yang sama-sama hidup sendiri tiba-tiba berantem. Salah satunya tewas di rumah sakit setelah mengalami luka sabetan benda tajam di tubuhnya.
Entah apa penyebabnya, warga bernama Jamilin (60) asal Dusun Belahan, Desa Brayung, Kecamatan Puri, Kabpaten Mojokerto, itu tiba-tiba dibunuh Khusnul Khuluk (40), tetangganya sendiri.
"Tetangga sebelahan rumah. Korban tinggal sendiri, sama istrinya cerai, punya anak satu," kata salah satu warga, Nur Achiyat, kepada beritajatim.com, media jejaring suara.com, Rabu (02/12/2020).
Masih kata Nur, anak korban sudah berumah tangga dan tinggal berbeda bersama keluarganya. Sementara korban tinggal di rumah yang ada di belakang rumah saudaranya dengan ukuran 2 meter x 3 meter.
Sedangkan pelaku, Khusnul Khuluk, juga tinggal seorang diri di depan samping kiri rumah korban.
"Tidak tahu kejadiannya seperti apa, tahu-tahu sudah dibawa ke rumah sakit dan meninggal. Katanya ditusuk pelaku pas di depan rumah. Korban meninggal di rumah sakit, sementara pelaku masih berada di dalam kamar rumah pelaku. Dia bawa senjata tajam, clurit," katanya.
Sejumlah petugas dari Polsek Jetis dan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Mojokerto yang berada di lokasi masih berusaha membujuk pelaku untuk keluar rumah. Sementara sejumlah warga datang ke rumah duka untuk menyampaikan bela sungkawa.
Khusnul, oleh warga kampung dikenal pernah mengalami gangguan jiwa alias gila. Ia sudah dua kali menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ).
"Sudah lama sakitnya, sakit tekanan jiwa tapi biasa. Dia tinggal sendiri di sini, dulu punya istri tapi cerai," kata Nur Achiyat menambahkan.
Baca Juga: Polisi Gelar Prarekonstrusi Pembunuhan di Patuk, 2 Tersangka Ikut Hadir
Masih kata Nur, saat kondisinya normal, pelaku khusyuk menjalani ibadah. Seperti sholat dan ikut kegiatan di desa. Namun sakitnya kambuh sejak orang tuanya meninggal dan ia tinggal sendiri. Untuk kebutuhan sehari-hari, ada saudara yang datang mengantar makanan.
"Sekarang di ada di dalam kamar itu, bawa senjata tajam jenis clurit. Tidak ada yang berani, petugas masih membujuk agar mau keluar. Tadi juga sudah dikasih makan, mungkin lapar," katanya.
Sementara sejumlah petugas tampak berusaha membujuk pelaku keluar rumah dan menyerahkan senjata tajam yang diduga digunakan membacok korban. Namun pelaku menolak dengan menutup cendela kamar dengan kaos.
Berita Terkait
-
Polisi Gelar Prarekonstrusi Pembunuhan di Patuk, 2 Tersangka Ikut Hadir
-
Dihina 'Kere' Tak Mampu Beli Hp, Santoso Cekik Bocah 13 Tahun Sampai Mati
-
Gegara Cewek Pemandu Lagu di Karaoke, Yogi Cemburu Malah Tewas Ditikam
-
Detik-Detik Istri Cium Kaki Suami, Minta Maaf Diselingkuhi di Ruang Karaoke
-
Fakta Lain, Kasus Selingkuhan Istri Dihabisi Suami di Tempat Karaoke
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
Terkini
-
Main Borgol Berujung Apes, Tangan Remaja di Bondowoso Terkunci hingga Dievakuasi Damkar!
-
Tawuran Sahur Patrol di Gresik Berujung Pembacokan, Dua Pemuda Luka Parah
-
Longsor Putus Jalur Utama PacitanPonorogo, Lalu Lintas Kini Buka Tutup
-
Jadwal Buka Puasa Kota Blitar Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Blitar Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026