SuaraJatim.id - Seorang sopir bus jurusan Bojonegoro-Surabaya menjadi sasaran amarah warga lantaran diduga sering ugal-ugalan saat di jalan raya.
Dalam video yang beredar, warga menghentikan bus tersebut di jalan dan menyuruh sopir untuk turun.
Video yang dibagikan oleh akun Facebook Ringgo Cristiano ke grup Kabar Balen dan akun Instagram @ndorobeii itu menunjukkan bagaimana warga sudah tak bisa menahan marah dengan kelakuan sopir bus.
Warga mengejar-ngejar sopir yang tak henti meminta ampun di jalanan. Ia nyaris terkena bogem mentah dari warga.
"Ya Allah.. sepurane Pak [maafkan saya Pak]" kata sopir bus tersebut seperti terekam dalam video.
Dari keterangan dalam unggahan tersebut, diduga warga marah lantaran melihat sopir bus tersebut sering mengambil jalur lain dan melawan arah hingga mengkhawatirkan pengguna jalan lainnya.
Aksi yang disebut terjadi di Lamongan, Jawa Timur itu pun lantas mendapat beragam respons dari warganet.
Simak videonya DI SINI.
Tak sedikit yang memaklumi kemarahan warga, tapi banyak pula yang merasa kasihan dengan sopir bus yang dikejar-kejar.
Baca Juga: Geng Remaja Tanggung Surabaya Janjian Tawuran Subuh-Subuh Lewat Medsos
"Udah ketangkap massa baru minta ampun, kayak begitu pas nyopir enggak punya aturan kayak jalan punya sendiri," tulis Dian Puspita.
"Walaupun sopir bus yang salah, tapi enggak seharusnya dimassa begitu. Bisa kena pasal pengeroyokan dan penaganiayaan loh," komentar pemilik akun Ichaa.
"Semoga sadar ya Pak, cari nafkah enggak harus membahayakan nyawa sendiri apalagi bawa keselamatan orang lain juga," imbuh @awangardianto.
"Giliran begini mah lihatnya kasihan, tapi memang bikin geram, jelas itu dia lawan arus, bahayain warga sekitar dan pengendara yang lewat," komentar @acan507.
Berita Terkait
-
Geng Remaja Tanggung Surabaya Janjian Tawuran Subuh-Subuh Lewat Medsos
-
Sadis! Satu ABG Luka 17 Tusukan Dalam Tawuran Antar Geng Remaja di Surabaya
-
Surat Risma Ajak Warga ke TPS Coblos Eri-Armuji Dilaporkan ke Bawaslu
-
Penyanyi Grup Orkes Surabaya Antusias Ikut Ajang Bintang Suara
-
Pernah Makan Cangkang Kerang? Ternyata Cangkang Bisa Diolah Jadi Keripik
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo