SuaraJatim.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya belum resmi mengumkan siapa pemenang kontestasi Pilkada Kota Surabaya, meski dalam quick count (hitung cepat) pasangan Eri-Armuji (Er-Ji) uggul atas lawannya Machfud-Mujiaman (MAJU).
Data yang diunggah ke situs KPU, pasangan Er-Ji meraih suara 57.5 persen. Sedangkan pasangan MAJU hanya mendapat 42.5 persen.
Meski hasil kemenangan belum resmi diumumkan KPU, PDI Perjuangan yakin Eri-Armuji menang. Sebab data real count (penghitungan riil) yang dilakukan DPC PDI Perjuangan Surabaya, hasilnya tidak jauh beda dengan data yang dirilis situs KPU.
Keunggulan yang diraih pasangan Eri-Armudji 14,04 persen dari pasangan Machfud Arifin-Mujiaman.
Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Cabang Surabaya, Purwadi, mengatakan input dokumen salinan hasil dari masing-masing TPS yang sudah masuk ke "Kamar Hitung" tim Rabu (9/12/2020), pukul 23.00 Wib mencapai 98 persen. Jumlah TPS yang sudah masuk sebanyak 5.056 dari 5.184 TPS.
"Sisanya sekarang sedang kami input, tapi tidak akan mempengaruhi hasilnya saat ini. Dari 98 persen data itu, Eri-Armudji memperoleh 587.203 suara dan Machfud Arifin-Mujiaman memperoleh 442.606 suara. Atau jika diprosentasi Eri-Armudji 57,02 persen dan Machfud Arifin-Mujiaman 42,98 persen," ujar Purwadi, dikonfirmasi, Kamis (10/12/2020).
Sementara untuk tingkat partisipasi pemilih hampir 50 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT). Jumlah DPT di Surabaya sebanyak 2.089.027 pemilih, terdiri dari laki-laki 1.016.395 orang dan perempuan 1.072.632 orang.
Dada real count, lanjut Purwadi, Eri-Armudji menang di 28 kecamatan dan kalah di tiga kecamatan. Tiga kecamatan yang kalah yakni di Kecamatan Asemrowo, Pabean Cantian dan Semampir.
"Mengenai kekalahan ditiga kecamatan tersebut, memang sebelumnya sudah diprediksi jika di tiga kecamatan itu cukup berat. Sebab paslon lawan sudah memberikan perhatian besar dan target menang di tiga kecamatan tersebut. Selain itu, di Kecamatan Semampir, pada Pileg 2019 lalu PDI Perjuangan juga kalah," kata Purwadi.
Baca Juga: Ditemukan Pelanggaran, TPS di Surabaya dan Malang Ini Akan Coblosan Ulang
Untuk Kecamatan Asemrowo, Eri-Armudji meraih suara 42,33 persen dan Machfud Arifin-Mujiaman mendapat suara 57,67 persen. Di Kecamatan Pabean Cantian Eri-Armudji memperoleh 48,08 persen dan Machfud Arifin-Mujiaman 51,92 persen sementara di Kecamatan Semampir Eri-Armudji memperoleh 42,48 persen dan Machfud Arifin-Mujiaman 57,52 persen.
"Eri-Armudji unggul paling banyak di Kecamatan Mulyorejo dengan angka 65,99 persen dan Machfud Arifin-Mujiaman 34,01 persen," kata Purwadi.
Dari analisa "Kamar Hitung", lanjut Purwadi, tidak terjadi permasalahan di TPS. Semua berjalan lancar, aman dan sesuai harapan. Para saksi yang telah disiapkan DPC PDI Perjuangan Surabaya juga bekerja dengan baik dan maksimal.
"Artinya, mulai dari soal surat suara diterima, rusak atau tidak digunakan semua sesuai perhitungan. Dari segi validasi data tak diragukan. Itu artinya, Eri-Armudji menang valid sesuai dokumen resmi dan legal," katanya.
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Ditemukan Pelanggaran, TPS di Surabaya dan Malang Ini Akan Coblosan Ulang
-
Fuad, Anak Risma Cukur Gundul Setelah Eri-Armuji Menang di Quick Count
-
Kemenangan Er-Ji di Pilwali Surabaya Tak Lepas dari Sosok Wali Kota Risma
-
Tim Pemenangan Sebut Pandemi Jadi Faktor Kekalahan MAJU di Pilwali Surabaya
-
Kalah di Quick Count, Mahfud Arifin Bilang Menang Atau Kalah Tak Masalah
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Dituntut 7 Tahun Penjara
-
Gunung Gombak Membara 8 Jam: Api Nyaris Jilat Rumah Warga, 15 Hektar Ludes Jadi Abu
-
Horor di Sampang: Bocah Di bawah Umur Digilir 27 Predator, 14 Pelaku Masih Berkeliaran
-
BRI Berkontribusi Pajak Tertinggi di Industri Keuangan Bersama Danantara
-
Gubernur Khofifah Luncurkan Gernas Rana MPLS Ramah 2026, Pastikan Siswa Belajar Aman Tanpa Kekerasan