SuaraJatim.id - Kepolisian Resor (Polres) Jember akhirnya berhasil membongkar kasus pembunuhan sadis terhadap ibu muda bernama Buni (30) yang ditemukan tewas di dalam kamar di rumahnya sendiri di Dusun Siraan, Desa Tisnogambar, Bangsalsari, Jember pada Selasa (8/12/2020) sore. Pelaku pembunuhan tak lain adalah suami korban berinisial SLK.
KBO Satreskrim Polres Jember Iptu Solekhan Arif membenarkan telah mengamankan satu pelaku terduga pembunuh ibu muda yang ditemukan tewas bersimpah darah di kamar rumahnya.
“Insya Allah benar mas, perkembangannya nanti akan kami kabari, saat ini kami masih melakukan pendalaman pemeriksaan terlebih dulu,” ujar Solekhan Arif saat dikonfirmasi Suarajatimpost.com-jaringan Suara.com pada Sabtu (12/12/2020).
Dari informasi yang dihimpun, pelaku ditangkap kepolisian di Desa/Kecamatan Tempurejo, Jember. Penangkapan pelaku berawal dari kecurigaan warga yang melihat pelaku hanya mondar-mandir di desa tersebut.
“Alhamdulillah pelaku tertangkap di depan Kantor Balai Desa Tempurejo, tertangkapnya pelaku setelah warga curiga, karena pelaku selama ini hanya mondar-mandir di desa tersebut, karena curiga, warga lapor ke polisi, dan ternyata yang bersangkutan adalah pelaku yang sedang diburu polisi,” ujar seorang sumber yang tidak mau disebut namanya.
Diduga, SLK nekat menghabisi nyawa istrinya lantaran terbakar api cemburu karena korban pernah menjalin asmara dengan laki-laki lain.
Hal itu pun dibenarkan dari penuturan warga sekitar rumah korban yang menyebut dugaan pembunuhan Buni karena motif asmara.
“Kalau motif sepertinya cemburu mas, soalnya yang perempuan memang pernah selingkuh, dan beberapa minggu sebelum dibunuh, tingkahnya acuh terhadap suaminya. Bahkan yang saya dengar, korban dibunuh saat habis mandi, di mana sang suami waktu itu minta dilayani, tapi istrinya tidak mau,” ujar tetangga korban
Sebelumnya diberitakan, Warga di Dusun Sira’an, Desa Tisnogambar, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember digemparkan dengan peristiwa penemuan mayat seorang ibu rumah tangga.
Saat pertama kali ditemukan, jasad Buni sudah bersimbah darah di lantai kamar tidurnya. Sekujur tubuhnya penuh lebam dan ada luka diduga sayatan pisau di leher korban.
Baca Juga: Suami Pergi Nyoblos ke TPS, Istri di Nias Habisi Nyawa Tiga Anak Balita
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Fran Dalanta Kembaren pada Rabu (9/12/2020).
“Memang kemarin (sore) ada kejadian di Bangsalsari. Kami sudah mendatangi tempat kejadian dan melakukan olah tempat kejadian,” katanya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Buni tewas akibat senjata tajam.
“Dari hasil pengecekan kemarin, korban meninggal akibat benda tajam. (Ada luka di) kepala sekitar telinga,” kata Fran.
Dia mengatakan, warga sempat melihat korban masih beraktivitas pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB.
“Saat kami ke sana, hanya korban yang kami lihat. (Mayat) korban diketahui saksi pukul 15.00 WIB. Hari sebelumnya (saksi) masih melihat (korban hidup),” kata Fran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Mau Ajukan Kartu Kredit Online? Kenali 4 Pilihan Kartu Kredit Bank Mega dan Keunggulannya
-
Didesak Mahasiswa, Dua Universitas di Jember Ogah Tanda Tangan Penolakan SPPG di Kampus
-
Jebol di Siang Bolong: Tahanan Narkoba Rutan Bangil Kabur Lompat Tembok