SuaraJatim.id - Ada-ada saja modus penipuan sekarang ini. Thofa Purnama, pria asal Sumba Nusa Tenggara Timur, mengaku sebagai pilot lantas memperdayai korbannya, perempuan asal Banyuwangi.
Thofa, si pilot gadungan ini mengaku bertugas di salah satu Maskapai penerbangan. Dia lantas memperdayai seorang perempuan Banyuwangi yang dikenalnya lewat aplikasi miChat.
Ia kemudian meminjamm uang kepada korban untuk keperluan pribadi. Ia juga berjanji bakal memperkenalkan si perempuan tersebut kepada orang tua Thofa.
Namun aksi tipu-tipi Thofa terbongkar dan sekarang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia ditangkap Kepolisian Resort Kota (Polresta) Banyuwangi.
"Ditangkap berdasarkan laporan dari korban yang mengaku telah ditipu oleh seorang pria," kata Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifudin, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring suara.com, Kamis (21/1/2021).
Pelaku dan korban ini intens menjalin komunikasi. Puncaknya pelaku menjanjikan kepada korban akan mengenalkannya kepada orang tua si pelaku.
"Pelaku kemudian meminjam sejumlah uang untuk keperluan pribadi," kata Arman.
Korban bahkan sempat dibelikan sebuah tiket pesawat. Namun lantaran tak yakin dengan perilaku pacarnya itu, korban mendatangi Bandara Internasional Blimbingsari, Banyuwangi, mengecek kesahihan tiket dan maskapai Thofa.
"Lalu apa yang didapat, ternyata tiket palsu dan pria yang mengaku pilot juga tidak ada namanya di maskapai," katanya.
Baca Juga: Ngaku Pilot dan Anak Pejabat Polisi, Pria di Banyuwangi Diciduk Polisi
Sebelumnya, pria ini memang tampil layaknya seorang pilot. Berdandan ala penerbang bak seorang kapten, dirinya mengelabui korbannya.
"Ada 10 barang bukti, termasuk seragam pilot lengkap dengan ID Card dan pangkatnya, dan tiket palsu," katanya.
Sejauh ini terdapat satu korban yang berhasil diungkap. Begitu pula yang diakui oleh pelaku.
"Baru satu kali ini, uangnya buat keperluan sehari-hari selama di Banyuwangi. Saya pegawai serabutan," terang Thufan dalam percakapan dengan Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifudin.
Berita Terkait
-
Ngaku Pilot dan Anak Pejabat Polisi, Pria di Banyuwangi Diciduk Polisi
-
Tiru Banyuwangi, Helldy Tertarik Buat Mal Pelayanan Publik di Cilegon
-
Transaksi Open BO Terungkap, Mucikari Ini Pasang Tarif Janda Rp800 Ribu
-
Prostitusi Khusus Janda Terungkap di Banyuwangi, Muncikari Diciduk Polisi
-
Mucikari Perempuan Spesialis Penjual Janda Diringkus Polisi di Banyuwangi
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana
-
Muktamar ke-35 NU Resmi Ditutup, Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Kini Berubah
-
Gus Kikin Ingin Gerak Cepat, Struktur Baru PBNU Ditargetkan Rampung Sebulan
-
Gus Yusuf Serukan NU Kembali Guyub Usai Muktamar: Tak Ada Lagi Kubu-kubuan
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja