SuaraJatim.id - Ada sejumlah kebutuhan mendesak yang diinginkan para pengungsi banjir Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang, Jawa Timur. Mulai dari bantuan dana operasional, bantuan personel, minyak kayu putih, susu bayi, popok dan air bersih.
Bantuan ini dibutuhkan pengungsi yang tersebar di beberapa titik, mulai dari Balai Desa Bandar Kedungmulyo, SDN Bandar Kedungmulyo II, sepanjang tanggul Sungai Brantas, serta Polsek Bandar Kedungmulyo, Minggu (7/2/2021).
Data dari Pos Gabungan dan dapur umum Balai Desa Bandar Kedungmulyo, ketinggian air saat ini antara 100 sampai 200 cm. Sedangkan warga yang terdampak 875 KK/356 jiwa.
Adapun untuk bantuan logistik yang sudah terdistribusi meliputi mie instan 20 dus, beras 5 karung, minyak goreng 2 dus, gula 10 Bungkus, sayur, pisang, singkong dan sejenisnya.
"Personel pos gabungan terdiri dari 8 orang LPBI NU Nganjuk, 5 Orang LPBI NU Lumajang, 5 Orang LPBI NU Bangil, 8 orang Mapala Undar, serta 7 orang dari Lintas Jombang," kata Nyohan Cacuk, relawan dari MPA (Mahasiswa Pecinta Alam) Trisula Undar Jombang, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com.
Sebelumnya, banjir melanda sejumlah desa di Kecamatan Bandar Kedungmulyo akibat sejumlah titik tanggul sungai setempat jebol, misalnya dua titik tanggul sungai Avur di Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo, yakni di Dusun Plosorejo dengan lebar kurang lebih 20 meter, Kamis (4/2/2021) dini hari.
Kemudian di Dusun Kedunggabus. Tanggul yang jebol di dusun tersebut sepanjang 10 meter. Sementara di Desa Gondangmanis tanggul jebol seluas 20 meter. Tepatnya di Dusun Prayungan. Lagi-lagi, air tersebut masuk area persawahan.
Juga di Desa Brangkal, tanggul Sungai Avur jebol di dua titik. Masing-masing sepanjang 10 dan 7 meter. Jebolnya tanggul ini sekitar pukul setengah enam pagi. Pada Sabtu (6/2/2021), banjir di Dusun Manisrenggo, Gondangmanis mulai surut.
Namun muncul banjir baru di dua desa lainnya. Yakni Desa Pucangsimo dan Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Banjir di Bandar Kedungmulyo ini cukup parah. Ketinggian air mencapai 2 meter. Ribuan warga meninggalkan rumah untuk mengungsi.
Baca Juga: Penyakit Kulit dan Diare Mulai Menyerang Pengungsi Banjir Jombang
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Sore Berdarah di Sukorame: Jeritan Histeris Membuka Tabir Kematian Tragis Sang Pemasar
-
Masalah IPAL, Operasional 11 SPPG di Ponorogo Dihentikan
-
7 Tahun Beruntun Murid Jatim Diterima di PTN Tanpa Tes, Gubernur Khofifah: Bukti Kualitas Pendidikan
-
Kabel Listrik Putus Cabut Nyawa Gadis Remaja di Jalan Nasional Madiun
-
Mitsubishi Destinator Hadirkan SUV Keluarga Premium dengan Fitur Modern dan Performa Turbo Tangguh