SuaraJatim.id - Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban tertimbun tanah longsor di Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Hari ke 4 pencarian, Tim SAR kembali menemukan satu korban lagi dalam keadaan meninggal dunia.
Di hari ke 3, pada Selasa 17 Februari 2021 kemarin, Tim SAR berhasil menemukan 2 korban meninggal atas nama Yatimi (38) dan Dimas (5).
"Pukul 10.40 WIB kemarin, Tim SAR gabungan berhasil menemukan 2 orang korban dalam kondisi meninggal, atas nama Yatimi dan Dimas. Hari ini kita kembali menemukan 1 korban dalam keadaan meninggal berjenis kelamin laki-laki dewasa," terang Kepala Seksi Operasi dan Siaga SAR Basarnas Surabaya, I Wayan Suyatna, Rabu (17/2/2021).
Dengan ditemukannya 3 korban longsor, tambah Wayan, tinggal 6 korban lagi yang masih dalam pencarian.
"Tinggal enam korban lagi yang masih dalam pencarian. Dengan demikian, jumlah korban meninggal terdata 13 orang. Total jumlah korban 21 orang dengan rincian 2 selama, 13 meninggal dan 6 dalam pencarian," katanya.
Diberitakan sebelumnya, longsor yang dipicu oleh hujan intensitas sedang hingga tinggi terjadi pada Minggu malam (14/2/2021), sekitar pukul 18.30 WIB. Peristiwa tersebut melanda sejumlah rumah warga di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Akibat longsor, 21 orang warga dilaporkan hilang dan 14 orang lainnya luka-luka. Warga yang mengalami luka-luka telah mendapatkan perawatan di puskesmas. Tanah longsor juga mengakibatkan 8 unit rumah warga rusak berat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk dengan dukungan pihak terkait lainnya melakukan upaya penanganan darurat, seperti pencarian dan evakuasi korban hilang. Tim gabungan juga melakukan evakuasi warga terdampak di sekitar lokasi.
"BPBD setempat terus melakukan pemantauan pascabencana dan kaji cepat di lapangan," kata Dr. Raditya Jati Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Senin (15/2/2021).
Baca Juga: Ketika Menteri Risma Jadi Model Foto Reza, Bocah Pengungsi Longsor Nganjuk
Sementara itu, BPBD Jatim dan Basarnas Surabaya telah meluncur ke lokasi untuk membantu penanganan dan pencarian korban.
"Basarnas Surabaya mengirimkan dua tim dan 1 excavator," ujar M. Thalib Humas Kantor SAR Surabaya.
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Ketika Menteri Risma Jadi Model Foto Reza, Bocah Pengungsi Longsor Nganjuk
-
Duhh! Rapid Test Pengungsi Tanah Longsor Nganjuk, 14 Orang Reaktif
-
Risma Jadi Model Foto Dadakan Bagi Anak Korban Longsor Desa Ngetos
-
Longsor di Desa Ngetos, Cerita Penyintas Minta Tolong Saat Gelap Gulita
-
Sedih! Si Kembar Selamat, Tapi Ayah-Ibu Tertimbun Longsor di Nganjuk
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT