SuaraJatim.id - Keterlaluan. Seorang siswi SMA di Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menjadi korban pelecehan seksual salah satu guru sekolahnya berinisial M. Kasus ini sekarang ditangani oleh kepolisian setempat.
Kasus dugaan pelecehan tersebut terungkap saat korban (sebut saja namanya Bunga) pulang sekolah dan menangis. Karena menangis, ibu korban pun menanyakan, mengapa menangis? Bunga lalu mengaku telah dicium dan 'diraba-raba' oleh M.
Orangtua bunga murka, tidak terima dengan perlakuan M lantas berusaha mengklarifikasi kepada pihak sekolah. Namun penjelasan dari sekolah tidak memuaskan orangtuanya.
Akhirnya korban bersama ibunya melaporkan kasus tersebut ke Polres Sumenep. "Kasus itu sudah ditindaklanjuti. Sekarang menunggu proses gelar perkara," kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Rabu (17/03/2021).
Kasus tersebut sekarang sudah ditangani oleh Polres Sumenep dengan nomor LP B/67/III/RES.1.8./2021/RESKRIM/SPKT Polres Sumenep, tertanggal 15 Maret 2021.
"Iya benar. Kami sudah menerima laporan dugaan pelecehan itu. Sekarang laporannya sudah ditangani oleh penyidik, di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sumenep," kata Widiarti.
Dalam laporan kepolisian, pelecehan seksual yang dialami korban terjadi pada Rabu (10/03/2021) sekitar jam 10.00 WIB. Kala itu, korban dipanggil oleh pelaku ke ruang koperasi sekolah.
Guru tersebut menunjukkan sebuah video TikTok yang dibuat korban. Korban kemudian diancam tidak diluluskan dan videonya akan disebar jika tidak mau mengikuti kemauan oknum guru tersebut.
Karena takut, korban hanya diam. Kemudian, oknum guru tersebut melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan kepada korban. Selesai melakukan aksinya, korban diminta keluar dari ruang koperasi dan kembali ke dalam kelas.
Baca Juga: 2 Bini Cemas, Ternyata Hasbullah Tewas Jasad Tersangkut Ranting di Sumenep
Berita Terkait
-
2 Bini Cemas, Ternyata Hasbullah Tewas Jasad Tersangkut Ranting di Sumenep
-
2 Jam Mancing Sampai Kejang-kejang, Pemuda Sumenep Tewas Tercebur Laut
-
Duar, Kapal Meledak di Pelabuhan Brakas Sumenep, Nahkoda dan ABK Terluka
-
Anggota Propam Polres Sumenep Tiba-tiba Dites Urine, Ada Apa?
-
Asyik Hisap Sabu, Dua Sekawan Pengedar Narkoba Dibekuk Polisi
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain, Persela Dipaksa Deltras FC Berbagi Poin di Surajaya
-
Pamit Tanpa Sepatah Kata, Bocah di Ponorogo Ditemukan Tenggelam di Saluran Irigasi
-
Polda Jatim Sita 4,7 Juta Butir Obat Keras, Kapolda Dekananto Jadikan Pemberantasan Prioritas
-
BOR Ruang Rawat Inap Jiwa RSUD Situbondo Capai 100 Persen pada AgustusSeptember 2026
-
Nilai Merek USD6,9 Miliar, BRI Kembali Pimpin Daftar Merek Terkuat di Indonesia