"Di Warkop sendiri belum ada survei yang menunjukan adanya klaster Covid sendiri, makanya kita sangat menyayangkan kalau ini sampai diteruskan jam malam," ujarnya.
Ia menerangkan, lanjut Husein, jika Paguyuban Warkop Surabaya sudah mengirimkan surat, bahkan sudah bertemu dengan Wali Kota Surabaya dan BPB Linmas Surabaya.
"Minggu kemarin kita juga mengirim surat ke Wali Kota, dan kami hanya ditemui oleh BPB Linmas, pak Irvan, menjanjikan kita untuk temen-temen Warkop melakukan presentasi gimana dan apa yang berdampak ke temen-temen pengusaha Warkop,"
"Terus terang, bukan hanya Warkop saja, tapi mitra warkop pun turut terdampak, seperti yang menyetorkan gorengan, kerupuk, sangat terdampak. Biasanya mereka laku 100, saat ini hanya 20. Artinya kalau 1 warkop punya mitra 10 orang lebih, berapa orang yang merasakan pengaruh dari pemberlakuan jam malam ini," tambahnya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Rocky Gerung Klaim Jokowi dan Khofifah Ingin Habib Rizieq Bebas, Ini Alasannya
-
Demo Pelajar di Surabaya Tolak PPDB Sistem Zonasi: Kami Tidak Tahan!
-
Bocah di Surabaya Digigit Monyet, Jari dan Punggung Terluka
-
Warga Rusunawa Surabaya Terancam Diusir Jika Tak Ikut Vaksinasi Covid-19
-
Facebook Taise Marukawa Dikirimi Banyak Pesan 'Wani' dari Bonekmania
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim
-
Geger Kerangka Manusia Ditemukan di Kawasan Hutan Kedungpring Lamongan
-
Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari
-
Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer
-
Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari