SuaraJatim.id - Sebuah unggahan di media sosial Facebook baru-baru ini bikin geger warga Tuban Jawa Timur. Seorang warganet mengeluhkan fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan ijazah digunakan sebagai bungkus bumbu di pasar.
Keluhan ini diunggah oleh seorang warga Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Diunggah ke akun Facebook warga Desa Temandang dengan akun bernama Dr-one, pada Senin 31 Mei 2021 lalu dan segera membetot warganet.
"Poto copy kk kok di nggo mbuntel bumbu ne pasar Iki bahaya ta ora lur.. Trus olehe teko ndi…? (Fotokopi Kartu Keluarga (KK) kok dibuat bungkus bumbu di pasar ini bahaya enggak iya.. Terus dapatnya dari mana…?, Red)," tulis Dr-one di media sosial Facebook.
Adanya postingan Dr-one terkait KK yang jadi bungkus keperluan dapur tersebut kemudian dibanjiri oleh komentar negatif dari nitizen dan menjadi topik perbincangan hangat dikalangan masyarakat setempat.
Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Dr-one mengatakan, saat itu, dia pertama kali mengetahui KK dibuat bungkus bumbu dapur di pasar Desa Temandang.
"Karena kesal, saya langsung bertanya kepada pedagang itu, dari mana kamu dapatkan?, dia (pedagang pasar) menjawab jika kertas itu didapat dari tukang rosokan," jelas Dr-one dikutip dati suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Senin (7/6/2021).
Selain dokumen kependudukan KK, lanjut Dr-one, terdapat dokumen lainnya seperti fotokopi KTP, dan ijazah yang beredar luas dipasar itu. Padahal, meskipun foto kopi, tapi identitas ini sangat penting bagi warga.
"Saya di kirim melalui WhatsApp itu 3 dokumen, salah satunya fotokopi KK milik saya, dan milik warga Temandang lainya. Serta dukomen ijazah milik anak sekolah juga ada," ujarnyanya.
Dr-one juga menambahkan, hingga saat ini dia tidak tahu menahu bahwa dokumen kependudukan miliknya juga beredar dipasar tersebut.
Baca Juga: Crazy Rich Jakarta Monica Soraya Adopsi 13 Bayi, Kartu Keluarganya Jadi Perhatian
"Dokumen saya itu juga mungkin sudah dibuat bungkus, saya tidak tahu," ujarnya.
Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Temandang, Tinik mengaku, memang sudah mendapat aduan dari masyarakat bahwa ada dokumen kependudukan yang beredar di pasar Temandang.
"Kemarin pada hari Sabtu memang saya dihubungi salah satu warga saya terkait postingan di Facebook itu," ucap Tinik saat ditemui di Kantor Balai Desa Temandang.
Tinik menuturkan, warga yang mengadu kepadanya takut dengan beredarnya fotokopi dokumen kependudukan yang seharusnya tersimpan rapi tersebut. Sebab Nomor KK dan Nomor Identitas Kependudukan (NIK) itu sangat rawan disalahgunakan.
"Warga itu menyampaikan bahayanya data pribadi yang ada di dokumen tersebut. Saya juga tampung aduan terkait hal itu. Tadi sudah saya rapatkan dengan perangkat desa yang lain," pungaksanya.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tuban, Rohman Ubaid, sudah dihubungi melalui telepon dan pesan singkat namun belum ada respon.
Berita Terkait
-
Crazy Rich Jakarta Monica Soraya Adopsi 13 Bayi, Kartu Keluarganya Jadi Perhatian
-
Tunggu 34 Tahun Lagi, Ribuan Warga Kabupaten Tuban Gagal Berangkat Ibadah Haji
-
Duhh! Tragisnya Gadis Muda Cantik Tewas Setelah Tabrak Truk Ayam di Tuban
-
Pria Tuban Laporkan Pasangan Gay-nya Sebab Bawa Kabur Motor Usai Check in
-
Pemilik Warung di Tuban Jalani Sidang Perdana Kasus Melawan Razia Prokes Satgas Covid-19
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Teka-Teki Mayat Wanita di dalam Innova Pelat Merah di Parkiran Terminal 1 Bandara Juanda
-
Napas Sesak di Tengah Malam: Warga Plemahan Jombang Geruduk Pabrik Plastik yang Mencemari Lingkungan
-
3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Sembunyikan Sabu di Area Vital, Wanita Ini Tak Berkutik di Tangan Petugas Lapas Surabaya