SuaraJatim.id - Risma Cahyani (17) tewas usai mengalami kecelakaan di Jalur Pantura Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Minggu (20/6/2021). Korban warga asal Desa Blimbing, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan itu luka parah.
Kronologisnya, korban dan seorang temannya Risma Najia Nur Ilahi (17) warga Desa Sedayu Lawas, Kabupaten Lamongan mengendarai sepeda motor merek Scoopy bernopol S 6114 MY dari Tuban menuju Semarang. Petaka kemudian terjadi saat korban yang masih pelajar itu melintas di Desa Temaji, Kecamatan Jenu, Tuban.
Kanit Laka Satlantas Polres Tuban Ipda Eko Sulistyo mengatakan, kecelakaan itu melibatkan kendaraan roda dua dan roda empat jenis Carry Nopol S 8605 JE dikemudikan Yosi Alala (29) warga Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Tuban.
“Awalnya sepeda motor itu berjalan dari timur ke barat. Saat sampai di lokasi itu, tiba-tiba pengendara Scoopy itu putar balik kembali ke arah timur,” katanya dikutip dari beritajatim.com --jejaring media suara.com, Minggu (20/6/2021).
Pada saat putar balik secara mendadak itu, dari arah bersamaan melaju kendaraan bak terbuka. Lantaran jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tak terhindarkan. Sepeda motor serta kedua korban terseret hingga beberapa meter.
“Akibat kejadian kecelakaan itu pengendara motor Risma Cahyani meninggal dunia di TKP dan yang diboncengkan mengalami luka-luka. Diduga penyebabnya pengendara motor tidak memperhatikan lalu lintas di sekitarnya saat putar balik itu,” sambungnya.
Kekinian, polisi telah mengevakuasi korban ke rumah sakit. Kemudian melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan mengumpulkan keterangan saksi. Sedangkan sopir carry yang terlibat kecelakaan telah diamankan untuk dimintai keterangan.
“Kita telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan para saksi untuk proses lebih lanjut. Kita selalu menghimbau kepada para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati saat berkendara,” pungkasnya.
Baca Juga: Panik Gak! Sapi Ngamuk Seruduk Pengendara di Jalur Pantura Tuban
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Jembatan Penghubunh 2 Desa di Ngawi Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga dan PDAM Putus Total
-
Jadwal Buka Puasa Blitar Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026