Eri menyarankan agar warga Surabaya lebih berhati-hati dalam bersosialisasi. Terlebih lagi, saat ini sudah ada varian baru yang lebih berbahaya dan cukup lama penyembuhannya.
"Ini saya sampaikan, warga Surabaya ini harus lebih hati-hati, karena itu saya sampaikan ke temen-temen Dinkes, sampaikan apa adanya, agar kita lebih berhati-hati dan mawas diri. Kalau dulu, varian yang lama itu 3 hari sembuh, sedangkan varian delta yang baru ini bisa sampai seminggu lebih, berarti terus nambah jumlahnya," katanya.
Berkaca dari beberapa kampung yang terdapat klaster keluarga, seperti di Simo Sidomulyo Surabaya, Eri mengatakan jika tracing harus benar-benar dilaksanakan.
"Lha ini yang harus kita jaga. Seperti di kampung ini, saya tanya dia pernah interaksi dengan siapa saja, makanya saya terus bilang, kalau gini harus tutup, di Swab semua," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Pasien Covid-19 Baru Antre Masuk RSUD dr Soetomo Surabaya
-
Catat! Sekarang Semua Orang yang Beraktivitas di Surabaya Wajib Mengurus SIKM
-
Pasien Covid-19 Antre Masuk IGD RSUD dr Soetomo Surabaya
-
PPDB Surabaya Resmi Dibuka, DPRD: Laporkan Jika Diperlakukan Tidak Adil
-
LBH Surabaya Kawal Kasus Dugaan Kekerasan Seksual SMA SPI Kota Batu
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Buka Expo Konstruksi, Gubernur Khofifah Optimistis pada Penciptaan Lapangan Kerja di Jatim
-
Belum Punya Gedung, Siswa SRMP 29 Pamekasan Harus Pindah Belajar ke Sampang
-
Terjebak di Lantai Dua, 4 Penghuni Rumah di Ampel Surabaya Dievakuasi dari Kepungan Api
-
Bidan RSUD Besuki Nyawanya Direnggut Sang Suami, Pelaku Ternyata Positif Sabu
-
Tangis di Balik Semak: Ibu di Bangkalan Tega Buang Bayi demi Tutupi Aib