SuaraJatim.id - Musibah bisa datang kapan saja. Ini yang menimpa Hari Musa, warga Jalan Tambaksari Selatan Kota Surabaya.
Atap lantai dua rumah yang ditempatinya ambrol dan menewaskan istrinya, Fitri Wulan (38). Fitri tertimpa atap yang ambrol tersebut dan meninggal saat perjalanan ke rumah sakit.
Seperti dijelaskan Kapolsek Tambaksari M. Akhyar, peristiwa itu terjadi pada pukul 08.30 WIB. Pada jam itu polisi menerima laporan dari warga.
"Tadi sekitar 08.30 WIB, dapat kabar dari anggota ada rumah yang roboh di Jalan Tambaksari Selatan, gang 4 nomor 11," kata Akhyar, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Rabu (25/08/2021).
Ia mengatakan, Hari Musa saat peristiwa itu terjadi sedang berangkat kerja. Sementara tiga keluarganya di rumah sedang mengobrol, yakni istrinya Fitri Wulan, anaknya Naufal (13), kemudian ibunya Marni (57).
"Dihuni empat orang, atas nama Hari Musa, istri Wulan, orang tua Marni, anaknya Noval," kata M. Akhyar menegaskan.
Atas kejadian tersebut, ketiga anggota keluarga yang berada di rumah tertimbun reruntuhan. Mereka pun saat ini sudah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan di RSUD dr. Soetomo.
"Korbannya tadi dalam keadaan telungkup. Pertama (dievakuasi) Noval, kelas 2 smp, kemudian Fitri Wulan dan Bu Marni. Dievakuasi di Soetomo untuk mendapatkan perawatan," ucapnya.
Akhyar mengungkapkan, Fitri akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju ke RSUD dr. Soetomo. Perempuan itu kehabisan oksigen karena tertimbun reruntuhan cukup lama.
Baca Juga: Cegah Klaster Sepak Bola, Aji Santoso Minta Semua Pihak Taat Prokes Selama Kompetisi Liga
"Kabar terakhir di ambulance dalam perjalanan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit," kata dia.
Dugaan awal Akhyar, ambruknya rumah tersebut diakibatkan karena menggunakan bahan kayu biasa. Selain itu, usia bangunan yang sudah tua juga menjadi alasan runtuhnya lantai dua rumah tersebut.
"Bangunan lama ukuran 3×11 bukan cor-coran, hanya kayu biasa sehingga kayu lapuk atasnya ada beban berat (seperti) lemari pakaian. Tahun 1960 sudah dihuni," katanya.
Berita Terkait
-
Cegah Klaster Sepak Bola, Aji Santoso Minta Semua Pihak Taat Prokes Selama Kompetisi Liga
-
Diingatkan Agar Tak Ugal-ugalan, Pemuda Ini Malah Gebuki Warga Surabaya
-
Kisah Nenek Sumirah, Sebatang Kara Warga Surabaya Belum Tersentuh Bantuan Pemerintah
-
Aksi Duo Sri, Kakak Beradik Embat Tas Branded di Tunjungan Plaza Terekam CCTV
-
Realistis! Faktor Pandemi, Persebaya Target Tak Muluk-muluk di Kompetisi Nanti
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Berpura-pura Jadi Turis: Siasat Licin Haji 'Jalur Belakang' Terbongkar di Bandara Juanda
-
Mobil Dilarang Melintas di Bendungan Lahor Mulai 1 Agustus, Ini Alasannya
-
Fakta di Balik Bayi yang Dibuang di Teras Warga: Pelakunya Pasangan Pelajar SMP dan SMA di Jombang
-
Misteri Bayi dalam Plastik Hitam di Ponorogo: Hasil Autopsi Ungkap Fakta Memilukan Sebelum Dibuang
-
Dolar Tembus Rp17.600, 'Badai' Harga Pangan Mulai Hantam Dapur Warga Bojonegoro