SuaraJatim.id - Polisi masih menyelidiki peristiwa kecelakaan maut di Tulungagung Jawa Timur. Sebuah truk terguling hingga muatan tebunya menimpa seorang pemotor hingga tewas, Minggu (10/10/2021).
Pemotor yang belum diidetifikasi namanya itu tewas seketika di lokasi kejadian. Peristiwa ini terjadi pukul 10.45 WIB di Jalan Pahlawan Kota Tulungagung.
Kecelakaan melibatkan sejumlah kendaraan, mobil Taft warna hitam nopol AE 1496 SU, bus pariwisata, truk sarat muatan tebu nopol AD 1396 PP dan sepeda motor Honda Soopy nopol AG 3975 RCK yang dikendarai korban.
"Kecelakaan ini terjadi karena truk berusaha menghindari bus yang melakukan pengereman mendadak di depannya," kata Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Dion Fitriyanto.
"Sopir berusaha mengerem tapi kendaraan tidak bisa berhenti sehingga oleng dan menabrak bagian belakang bus serta motor Scoopy yang ada di depannya hingga terguling," ujarnya menandaskan.
Naas bagi pengendara Scoopy yang tertimpa muatan tebu. Korban yang diidentifikasi sebagai warga Desa Batokan, Kecamatan Ngantru ini tewas di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala, pinggang serta sebagian tangan dan kaki.
Saat dievakuasi, pengendara motor dalam posisi tengkurap dan masih memakai helm.
Kejadian kecelakaan ini sempat membuat lalu lintas di jalan Pahlawan macet hingga dua jam.
Menurut sopir truk, sebenarnya dirinya sempat mengerem, namun tak sempat berhenti, hingga akhirnya dirinya banting setir.
Baca Juga: Truk Masuk Jurang Gegara Tak Kuat Naik Tanjakan di Lahat, Satu Korban Tewas
"Sebenarnya sudah mengerem, namun enggak sampai," kata Arif.
Menurut pengakuannya, truknya mengangkut tebu seberat tujuh ton, tebu ini berasal dari Kediri dan hendak dibawa ke Klaten, Jawa Tengah
Saat ini, sopir truk pengangkut tebu, Arif Purwanto berikut kernetnya Rizki Mujiati, yang keduanya warga Klaten Jawa Tengah, diperiksa petugas untuk kepentingan penyidikan.
Hasil penyidikan, keterangan saksi-saksi, serta olah tempat kejadian perkara, insiden diduga dipicu saat mobil Taft yang bergerak dari arah utara ke selatan mendadak belok kiri atau ke timur.
Perubahan haluan mobil Taft secara mendadak itu membuat bus pariwisata yang ada di belakangnya melakukan pengereman cepat guna menghindari benturan.
Bus selamat dari benturan. Namun truk pengangkut tebu yang dikemudikan Arif Purwanto gagal mengendalikan laju kendaraannya. Rupanya muatan tebu tujuh ton yang diangkut menyebabkan upaya pengereman tidak bisa seketika menghentikan laju truk.
Berita Terkait
-
Truk Masuk Jurang Gegara Tak Kuat Naik Tanjakan di Lahat, Satu Korban Tewas
-
Gelar Pesta Ultah Mewah Saat PSBB, Kades Tulungagung Cuma Dituntut Denda Rp 12,5 Juta
-
Rencana Proyek Pembangunan Tol Kediri Tulungagung Dievaluasi
-
Ya Allah! Truk Molen Seruduk Cewek Hingga Tewas Masuk Kolong di Jember
-
Terdampak Pandemi COVID-19, Pengusaha Bioskop di Tulungagung Rugi Miliaran Rupiah
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
Terkini
-
Tragis! Dua Anak di Gresik Luka Bakar Parah Usai Injak Serbuk Mercon
-
BRI Dampingi PMI, Bisnis Remitansi Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026
-
Polisi Bongkar Rumah Produksi Petasan Ilegal di Pamekasan, Ratusan Barang Bukti Disita
-
Masyarakat ke Gedung Negara Grahadi, Gubernur Khofifah: Riyayan Dekatkan Warga pada Pemimpinnya
-
6 Destinasi Wisata Lumajang untuk Libur Lebaran 2026, Surga Alam Eksotis di Kaki Semeru