SuaraJatim.id - Warga Desa Wotanngare Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro dibuat geger. Pasalnya dua makam China di desa tersebut terlihat terbongkar.
Belum ditemukan siapa pelaku dibalik terbongkarnya makam tua tersebut. Namun saat ini kasus ini sudah diselidiki oleh polisi.
Kapolsek Kalitidu AKP Harjo mengatakan, kasus pembongkaran makam cina pertamakali diketahui oleh seorang petani setempat bernama Rasmadi.
Saat itu dia yang hendak menuju sawahnya menemukan dua makam yang sudah berusia puluhan tahun tersebut terlihat seperti habis digali.
Tidak jelas apa yang dicari para penggali itu, namun sesuai dugaan, pelaku mencari harta karun yang diyakini disimpan di dalam peti jenazah bersama mayat.
Hal itu terlihat dari cara pelaku menggali, yang hanya melubangi di satu titik saja. Yakni di bawah nisan makam.
"Kami sendiri baru mengetahui adanya makam yang dibongkar setelah mengetahuinya dari postingan warga di media sosial," katanya, Minggu (17/10/2021).
Pasca kejadian itu, makam tersebut semakin banyak dikunjungi warga. Mereka rata-rata penasaran dengan kondisi makam yang telah dibongkar. Agar tidak menganggu penyelidikan, petugas memasang police line atau garis polisi di area sekitar.
"Kami belum tahu apa yang hilang dalam makam tersebut. Karena pihak keluarga dari pemilik makam belum ada yang melaporkan. Kami sebenarnya menunggu laporan dari pihak keluarga agar bisa ditindak lanjuti," ujarnya.
Baca Juga: 13 Parpol Pemeroleh Kursi DPRD Bojonegoro Dapat Kucuran Dana Rp 1,1 Miliar
Perlu diketahui, makam cina tersebut merupakan kuburan tua berusia 50 tahun. Di area sekitar memang hanya ada dua makam yang beridir.
Satu makam bernama Tan Sam Liak (Go Giang Nio) yang telah meninggal pada 8 Agustus 1969. Kemudian satunya namanya tidak diketahui, karena tulisan dalam nisan sudah tak terlihat. Diduga dua makam tersebut merupakan suami istri.
"Kita menduga makam ini sengaja dibongkar karena pelaku ingin mengambil harta benda yang ada di dalam kubur ini. Tapi sekali lagi ini baru dugaan, untuk lebih pastinya kita menunggu hasil dari puslabfor Polres Bojonegoro," katanya menegaskan.
Kontributor : Amin Alamsyah
Berita Terkait
-
13 Parpol Pemeroleh Kursi DPRD Bojonegoro Dapat Kucuran Dana Rp 1,1 Miliar
-
7 Ribu Lebih CPNS dan PPPK Ikuti SKD di Bojonegoro, Peserta dari Lamongan dan Tuban Juga
-
Dampak Aksi Ortu Ayu Ting Ting, Kejiwaan Keluarga KD Tertekan
-
Hulu Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro Tercemar, Airnya Berubah Hitam Merah Darah
-
Kian Panas! Adukan Ortunya Ayu Ting Ting, Orang Tua KD Diperiksa Polisi Bojonegoro
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Dihabisi Kekasih: Fakta Di Balik Kematian Tragis Gadis 19 Tahun di Lumajang
-
Gaji Pegawai Kopdes Merah Putih Blitar Cair, Nominalnya di Bawah UMK
-
BRI Perkuat Sistem Anti-Fraud, Pelanggaran Berunsur Pidana Langsung Dilaporkan
-
Turunkan Stunting hingga 14,7%: Gubernur Jatim Terima Penghargaan dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia
-
Gadis 19 Tahun di Lumajang Tewas Tak Berbusana, Ada Luka Sayatan