SuaraJatim.id - Nahas nian nasib remaja berinisial HER, pencuri motor di Tanah Merah Kota Surabaya. Ia tewas setelah jadi bulan-bulanan massa yang geram dengan ulahnya.
Ceritanya begini. HER ini sebenarnya tidak sendiri. Ia bersama dua kawannya, yakni RAN (17), RZ (18). Tiga sekawan ini beraksi pada 24 Agustus 2021 silam.
Berawal dari butuh uang, ketiganya lantas janjian di sebuah warnet di Jalan Randu Surabaya. Hal ini seperti dijelaskan Kanit Reskrim Polsek Kenjeran, Iptu Suryadi.
Mereka yang telah berkumpul lalu berjalan kaki sambil membawa kunci T untuk mencari target operasi.
"Ketika sampai di Tanah Merah mereka mendapati Yamaha Mio L 4375 QD yang terparkir di depan rumah," ujarnya, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Minggu (14/11/2021).
Melihat situasi aman, RAN dan RZ lalu mengeksekusi sepeda motor tersebut dengan merusak kontak. Sedangkan HER mengawasi situasi sekitar.
"Motor sudah sempat dibawa namun ketahuan sama pemilik dan diteriaki oleh warga. Tersangka yang panik lalu jatuh, namun RAN dan RZ bisa melarikan diri," kata Suryadi.
HER yang tertinggal tidak bisa melarikan diri. Dia dihajar massa hingga bersimbah darah dan tewas di tempat. Anggota polisi yang menerima informasi tersebut lalu mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan.
Tak berselang lama, polisi menangkap RZ serta RAN di rumahnya di Jalan Pogot.
Baca Juga: Info Vaksin Surabaya 14 November 2021 di Mall dan Puskesmas
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 dengan ancaman maksimal penjara 5 tahun.
Berita Terkait
-
Info Vaksin Surabaya 14 November 2021 di Mall dan Puskesmas
-
Info Vaksin Surabaya 13 November 2021 Pakai Sinovac, AstraZeneca dan Moderna
-
Daftar Oleh-Oleh khas Surabaya, Wajib Dibawa Pulang biar Nggak Menyesal
-
Pelatih Fitnes Surabaya Divonis 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Jaksa Nurhayati Hanya Bisa Teriak Minta Tolong Saat Lihat Jambret Kabur
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Jembatan Penghubunh 2 Desa di Ngawi Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga dan PDAM Putus Total
-
Jadwal Buka Puasa Blitar Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026