SuaraJatim.id - Tanah longsor sempat terjadi di Dusun Wonomulyo Desa Genilangit Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Namun kondisi itu membuat warga ketar-ketir. Apalagi, di dekat longsoran tersebut terdapat batu segede mobil. Maka dari itu, warga meminta BPBD dibantu TNI dan Polri memindahkan batu besar tersebut, Kamis (25/11/2021).
Keberadaan batu tersebut dinilai bisa membahayakan permukiman warga di bawahnya. Teknik dengan menyiram batu tersebut dengan air membuahkan hasil. Batu sebesar ukuran mobil itu mendarat dengan mulus di jalan yang biasa dilewati warga.
Penahan berupa seng berhasil menghentikan batu dan tak menggelinding hingga ke rumah warga yang sebelumnya sudah dikosongkan.
Kalaksa BPBD Magetan Ari Budi Santosa mengungkapkan, itu adalah salah satu upaya mitigasi bencana. Kawasan batu tersebut tak berjauhan dengan lokasi longsor yang sudah terlebih dulu melanda pemukiman warga setempat pada Rabu siang (24/11/2021) yang mengakibatkan rumah warga rusak.
"Langkah antisipasi ini kami lakukan karena sesuai permintaan warga juga. Mereka merasa tidak aman saat musim hujan, terlebih sudah sempat terjadi longsor kecil di dekat bongkahan batu tersebut. Sehingga warga meminta agar batu tersebut segera diturunkan," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Jumat (26/11/2021).
Dia pun membantah kalau sistem peringatan dini tidak berfungsi maksimal. Karena, pihaknya sudah melakukan pengecekan kalau early warning system (EWS) berfungsi. Dia memastikan suara sirine juga bakal didengar oleh warga Wonomulyo.
Berita Terkait
-
Usai Banjir Bandang, Kota Batu Waspada Bencana Tanah Longsor
-
2 Turis Tewas Tertimbun Longsor Saat Hendak Rafting di Bali
-
Polisi Tingkatkan Patroli di Wilayah Rawan Longsor Trenggalek
-
Terisolasi Akibat Jembatan Ambrol, Begini Cara Warga Banyuwangi Kirim Sembako
-
2 Orang Tewas Tertimbun Longsor di Gayo Lues
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
Terkini
-
5 Fakta Kasus Satpam Perkosa Siswi SMP di Tuban: Kenalan Lewat Telegram, Disetubuhi di Kos!
-
WNA Asal Malaysia Terancam Hukuman Mati di Surabaya, Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Antisipasi Gas Beracun hingga Longsor, Wisata Kawah Ijen Ditutup Sementara
-
BRI Sambut Tahun Kuda Api dengan Imlek Prosperity 2026
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo