SuaraJatim.id - Sebanyak 18 pasangan suami isti mengikuti isbat nikah massal di Gedung DPRD Kabupaten Gresik. Dari belasan pengantin tersebut rata-rata telah berusia senja.
Mereka sejatinya sudah menikah secara agama, namun tidak tercatat secara administratif oleh negara. Tak ayal, pasaturi yang baru mendapatkan buku nikah itu kebanyakan sudah memiliki anak.
Salah satunya pasangan yang mengikuti isbat masal itu diantaranya Hendiyanto (33) dan Yanti Enti (37). Warga Telogopojok Gresik itu telah menikah siri sekitar 12 tahun. Keduanya sudah dikaruniani 3 putra dan putri.
"Tidak menyangka bisa menikah di gedung DPRD Gresik, ini momen yang langkah sekali akan saya kenang selalu," kata laki-laki yang setiap hari bekerja sebagai pemulung, Minggu (12/12/2021).
Hendiyanto mengaku, sangat diuntungkan dengan isbat nikah massal ini. Menurutnya, kini ia tidak perlu khawatir lagi tentang kondisi anaknya ke depan. Sebab pernikahannya kini sudah tercatat secara sah di administratif negara.
"Iya tidak khawatir lagi. Kalau begini kan anak-anak saya bisa tercatat negara," bebernya.
Sementara, acara isbat nikah massal itu diprakarsai oleh Komunitas Omah Dhuafa bekerjasama dengan Lembaga Legislatif Gresik. Kegiatan ini menurut Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir, kali pertama dalam sejarah dilakukan di dalam gedung dewan.
"Saya tidak pernah menyangka ruangan yang biasanya digunakan sebagai sidang paripurna, tapi hari ini kita mendatangkan pengantin untuk dinikahkan," terang Qodir.
Dijelaskan, pasangan yang melakukan isbat nikah dari kalangan kurang mampu. Mereka kebanyakan telah melakukan nikah siri selama bertahun-tahun. Dengan adanya agenda ini, pasangan tersebut kini akhirnya bisa mendapatkan legalitas berupa kartu nikah.
Baca Juga: Penyerahan Buku Nikah Gratis Secara Massal di Bogor
"Kebanyakan mereka ini sudah menikah siri. Kami ini lebih menyelamatkan anak-anaknya, biar anaknya nanti nggak kesulitan mendapatkan akta apalagi saat mengurus sekolah," bebernya.
Kontributor : Amin Alamsyah
Berita Terkait
-
Penyerahan Buku Nikah Gratis Secara Massal di Bogor
-
Menyingkap Kematian Pelajar Gresik, Polisi Segera Gelar Perkara
-
Semen Gresik Gunakan Limbah Jagung sebagai Alternatif Fuel
-
Kompleks Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim Gresik Terendam Banjir
-
Embat Duit Bosnya Tapi Ngaku Jadi Korban Jambret, Akal Bulus Pria Gresik Ini Terungkap
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
RSUD Dr Soetomo Peringkat Pertama Nasional SCImago International Rankings 2026 Sektor Kesehatan
-
Harga Oli dan Ban Naik Bikin Bengkel di Jatim Kalang Kabut, Kelas Menengah Ikut Terjepit
-
Penambang Pasir Lumajang Terbakar Material Sisa Letusan Gunung Semeru 6 Bulan Lalu
-
Jelang Suro: Polsek Widodaren Sita 10 Knalpot Brong di Parkiran Sekolah
-
Bukan Sekadar Bangunan, Sekolah Rakyat Pasuruan Hadir dengan Fasilitas Mewah dan Ramah Disabilitas