SuaraJatim.id - Baru-baru ini beredar sebuah video yang disebut-sebut sebagai peristiwa carok di media sosial. Hanya saja video tersebut oleh pengunggahnya disamarkan.
Video tersebut diunggah akun Instagram @kabarnegeri. Dalam unggahan video pendek tersebut, dijelaskan kalau peristiwa itu terjadi di Bangkalan Madura Jawa Timur.
Perkelahian berdarah terjadi satu orang melawan tiga orang. Satu orang membawa celurit itu melawan tiga orang yang masing-masing membawa parang, celurit dan batu.
"Insiden ini mencuat setelah tersebarnya foto-foto dan video perkelahian di Cafe Area Juk Korong, Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura," demikian tulis akun tersebut.
Foto dan video itu pun menjadi viral di media sosial, demikian akun itu mengutip pemberitaan media lokal setempat. Kejadian ini disebut-sebut terjadi pada Kamis (3/3/2022), pukul 09.14 WIB pagi hari.
Dalam video tersebut, terlihat ada aksi kejar-kejaran dimana satu orang dikejar oleh tiga orang. Sedang korban yang hanya sendirian juga sudah siap dengan cluritnya.
Sementara lawannya, dua orang itu juga mengejar dengan sebilah parang dan clurit, satu temannya memegang batu. Aksi kejar-kejaran menggunakan clurit itu berdurasi 1 menit. Di akhir video itu tampak darah berceceran.
Kapolsek Tanjung Bumi, Iptu Fery Riswantoro membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut kejadian itu memang terjadi di Wilayah Tanjung Bumi.
"Saat ini kasusnya sudah dialihkan ke Polres Bangkalan. Kejadiannya sudah 4 hari yang lalu," kata Iptu Fery mengutip pemberitaan media lokal.
Baca Juga: Sebanyak 39.600 Liter Minyak Goreng Dijual Murah untuk 18 Kecamatan di Bangkalan
Unggahan ini pun segera membetot perhatian warganet.
"Mending ngasih berita kucing oren lagi ribut," demikian tulis komentar akun @dhab****
"Carok bukan nya 1 lawan satu ya?," tulis akun lainnya @juan_*****
"Blur nya 1000 persen," akun @alauddin_**** menulis komentar seperti itu.
"Jamett mulai berulah," demikian akun @jefri_**** menulis komentar.
"video ap itu .. terlihat hanya sekumpulan embun ber- uap dingin ," tulis akun @garuda2****
Berita Terkait
-
Sebanyak 39.600 Liter Minyak Goreng Dijual Murah untuk 18 Kecamatan di Bangkalan
-
Memprihatinkan, Angka Stunting di Bangkalan Capai 38,9 Persen
-
Waspada Peningkatan COVID, Tempat Isolasi Terpusat di Suramadu Aktif Kembali
-
Kasus Aktif COVID-19 di Kabupaten Bangkalan Tembus 167 Orang
-
Tangani Kelangkaan Minyak Goreng, Ini Langkah Pemkab Bangkalan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dijual Rp400 Juta: Horor Penyekapan Warga Jepang di Markas Scamming Surabaya
-
Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya
-
Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Percepatan Tanam: Produksi Naik 5 Persen, Target Ekspor Beras
-
Pendidikan di Ujung Tanduk: Saat Proyek KDMP Mengancam Eksistensi SDN Tegalrejo 1 Blitar
-
BRI Bayar Dividen Tunai Rp31,47 Triliun, Strategi Laba Tetap Berkelanjutan