SuaraJatim.id - Kasus pencurian ban mobil yang menggegerkan Kabupaten Tuban Jawa Timur beberapa waktu lalu akhirnya terungkap. Kasus ini sendiri sempat viral di media sosial.
Ternyata, pelaku masih ABG berinisial ABJK (16), pelajar asal Kecamatan Palang. Ia akhirnya dibekuk kepolisian setempat, Rabu (09/03/2022). Ia biasanya mempreteli ban mobil bersama velegnya untuk di jual.
Kasus ini terkuak setelah viral pencurian ban mobil ambulans beberapa waktu lalu. Kemudian di susul sejumlah kasus lain di daerah setempat. Kasus ini bukan sekali saja terjadi, namun sudah berulang kali.
Para pemilik mobil di daerah setempat sampai resah dan ketakutan pencurian akan menimpa dirinya. Polisi sampai akhirnya membentuk tim khusus untuk memburu pelaku.
"Kita telah berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang selama beberapa minggu ini viral di Tuban. Yakni kasus pencurian ban mobil beserta velgnya," demikian disampaikan Waka Polres Tuban Kompol Priyanto, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (09/03/2022).
Pengungkapan kasus pencurian ban yang salah satunya adalah ban mobil ambulan Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, Tuban itu berawal saat petugas mendapatkan ban mobil yang telah dijual pelaku. Yang mana ban beserta velg mobil itu telah dijual oleh pelaku di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
"Dari tim yang dibentuk ini kemudian melakukan penyelidikan. Kemudian tim mendapatkan informasi dan melacak adanya orang yang menjual ban dan velgnya yang ciri-cirinya sesuai dengan yang hilang," ujarnya.
Selanjutnya dari hasil penelusuran itu diketahui pelaku penjual ban kendaraan Expander beserta velgnya itu. Akhirnya petugas melakukan pengejaran terhadap remaja yang masih berusia 16 tahun.
"Dari penelusuran itu akhirnya berhasil kita ungkap identitas yang bersangkutan anak yang berkonflik dengan hukum itu. Kemudian yang bersangkutan berhasil ditangkap di rumahnya," katanya.
Baca Juga: Akses Jalan Penghubung Jalan Antar Desa di Tuban Tertutup Longsoran Tanah. Aktivitas Warga Terganggu
Sementara itu, dari hasil pemeriksaan dan juga laporan polisi selama ini ada sebanyak empat laporan kasus pencurian ban beserta velgnya kendaraan mobil yang sedang parkir. Yang pertama ban mobil Expander di kantor Inspektorat Tuban, Mobil Innova dan Ambulan di Kecamatan Merakurak, Tuban dan mobil Innova di Kebonsari, Kota Tuban.
"Kita masih melakukan pengembangan lebih lanjut. Selama ini yang bersangkutan melakukan aksinya hanya seorang diri," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Akses Jalan Penghubung Jalan Antar Desa di Tuban Tertutup Longsoran Tanah. Aktivitas Warga Terganggu
-
Musim Hujan dan Banjir, Ular Piton Tiga Meter Malam-malam Mampir ke Rumah Warga Tuban
-
Begini Parahnya Tabrakan Tronton vs Tronton di Tuban, Salah Satu Sopir Tewas Tergencet
-
Proyek Perbaikan Jembatan Tuban-Bojonegoro Telah Biaya Rp 4 Miliar Sudah Mulai Rusak
-
Gegara Uang Jual Lahan Sudah Habis, Warga Kampung Miliarder Tuban Digugat Cerai Istri
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Kronologi Anak Terjepit Teralis Bangku di RSUD Jombang, Damkar Turun Tangan
-
Warga Keluhkan Parkir Liar di Tulungagung, Dipungut Rp 5 Ribu di Depan Hotel
-
Miris! Lansia Tokoh Masyarakat Cabuli Anak di Surabaya, Korban Diancam dan Diiming-imingi Jajan
-
Pacitan Diguncang 1.135 Gempa Sepanjang 2025, BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Warga
-
Kasus Napi Aniaya Napi di Lapas Blitar Berujung Maut, Korban Tewas Kritis dan Stroke Otak