SuaraJatim.id - Beberapa waktu lalu viral aksi geng motor menganiaya pengguna jalan di Jombang Jawa Timur (Jatim). Geng motor ini kemudian diburu kepolisian setempat.
Selain melakukan penganiayaan, komplotan geng motor ini juga melakukan perusakan kendaraan. Akibat ulahnya itu mereka kemudian diburu kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Setelah sekian lama diburu, para pelaku ini akhirnya ditangkap kepolisian. Seperti disampaikan Kasi Humas Polres Jombang Iptu Qoyyum Mahmudi.
"Kita sudah menangkap pelakunya. Saat ini masih kita kembangkan lagi. Kalau sudah tertangkap semua, segera kita rilis," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Senin (4/1/2022).
Qoyum menjelaskan, korban penganiayaan oleh geng motor ini adalah M Sholahuddin Akbar (21), pelajar asal Desa Bungamas, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatra Selatan.
Untuk kronologisnya, saat itu, Kamis (31/3/2022) sekitar pukul 23.00 WIB, korban sedang mengendarai sepeda motor.
Saat melintas di Jalan Raya Dusun Dempok Santren, Desa Grogol, Kecamatan Diwek, Jombang, Sholahuddin berpapasan dengan geng motor yang sedang konvoi dari arah berlawanan. Kelompok anak muda tersebut meminta korban berhenti. Shoahuddin menuruti.
Tanpa banyak kata, komplotan geng motor tersebut memukuli korban. Malam itu Sholahudin dijadikan sansak hidup hingga wajahnya benjol dan memar. Bukan hanya itu, sepeda motor yang dipakai korban juga dirusak oleh pelaku. Motor tersebut dilempar ke dalam parit.
Puas menghajar korban, gerombolan geng motor itu langsung menggeber sepeda motornya. Mereka meninggalkan korban yang tak berdaya.
Baca Juga: Meresahkan! Geng Motor di Jombang Hajar Warga dan Rusak Sepeda Motor
"Usai kejadian, korban melaporkan kejadian yang dialami ke polisi. Atas laporan itu, kami melakukan penyelidikan. Walhasil, beberapa pelaku sudah tertangkap," kata Qoyum tanpa mau menyebut identitas pelaku dengan alasan untuk pengembangan.
Qoyum hanya menjelaskan bahwa pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, tiga jaket hoody warna hitam (disita dari pelaku dan saksi), kemudian satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru putih, serta satu lembar STNK Honda Beat.
"Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 170 KUHP, yakni barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang," kata Qoyum menegaskan.
Berita Terkait
-
Meresahkan! Geng Motor di Jombang Hajar Warga dan Rusak Sepeda Motor
-
Viral Video Pengeroyokan Siswa SMP di Jember, Warganet: Harus Dihukum dan Dipenjara..
-
Kemarin Ramai Sorotan Emil Dadak Jadi Ketua DPD Demokrat Jatim, Penganiayaan Siswa Jombang hingga Kemacetan Pantura
-
Giliran Warga Jombang Diramaikan Kasus Penganiayaan Siswa, Videonya Viral di WhatsApp
-
Viral Warganya Sakit Ditandu Sejauh 4 Kilometer untuk Berobat, Pemkab Jombang 'Lelet' Respons
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
BRI Apresiasi Kepercayaan Pemerintah, Likuiditas Menguat untuk Dukung UMKM dan Sektor Riil
-
Dukung WCU dan SDGs 4, Dosen-Mahasiswa UM Ciptakan Aplikasi SIGMA untuk Asah Counting Skills Siswa
-
Kisah Inspiratif Mila Arlinda Ubah Stigma Peternakan, Dari 5 Ekor Domba Jadi Omzet Ratusan Juta
-
Ricuh Demo Grahadi Surabaya, Massa Berhoodie dan Bermasker Diduga Jadi Pemicu Kerusuhan
-
Khofifah Apresiasi BBIB Singosari atas Keberhasilan Produksi Semen Beku Sapi Wagyu dan Belgian Blue