SuaraJatim.id - Seorang pengendara motor tewas usai terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Bangsal Kabupaten Mojokerto. Sepeda motor supra yang dikendarainya beradu moncong dengan motor Honda CBR.
Informasi yang dihimpun, korban tewas diketahui Tio Wigi Wildan Widana (39), warga Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar. Tio tewas sebelum sempat mendapatkan peratawan medis di rumah sakit.
Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto Iptu Wihandoko, mengatakan kecelakaan beruntun itu terjadi saat mobil Xenia nomor polisi (Nopol) N 1254 JN yang dikemudikan Sujianto melaju dari arah barat ke timur.
Sedangkan Tio yang mengendarai motor Supra Nopol S 5146 NBJ melaju di belakangnya. Saat di lokasi kejadian, Tio hendak bermaksud menyalip mobil Xenia yang melaju di depannya dari sisi kanan.
Di saat bersamaan, sebuah Nopol AG 5412 UO yang dikemudikan Supriani belakangan juga berupaya mendahului mobil Xenia yang dikemudikan warga Kota Batu itu.
"Pengemudi Xenia kaget, karena ada truk yang mendahului dari sisi kiri kemudian banting stir ke kanan. Ternyata di sebelah kanan ada motor yang mendahului juga," kata Wihandoko, Senin (4/4/2022).
Lantaran tersenggol mobil Xenia, motor yang dikemudikan Tio pun oleng. Nahas dari arah berlawanan melaju sepeda motor CBR Nopol S 6077 NAU yang dikendarai Akhmad Bima Firmansyah, asal Desa Tunggal Pager, Kecamatan Pungging.
"Motor korban oleng ke kanan dan bertabrakan adu moncong dengan motor CBR," ucap Wihandoko.
Tak berhenti di situ, dari arah belakang sepeda motor yang dikendarai Tio juga tertabrak sepeda motor Suzuki Smash Nopol S 3155 QD yang dikemudikan Sholihuddin warga Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.
Baca Juga: Tragis, Guru TK di Bojonegoro Kecelakaan dan Tewas di Jalanan
Akibat kecelakaan itu, Tio mengalami luka yang sangat parah. Ia tewas seketika sebelum dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan dua pengendara motor yakni Ahmad dan Sholihuddin mengalami luka ringan.
"Korban meninggal di lokasi sedangkan kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan di Kantor Satlantas Polres Mojokerto," kata Wihandoko menegaskan.
Kontributor: Zain Arifin
Berita Terkait
-
Tragis, Guru TK di Bojonegoro Kecelakaan dan Tewas di Jalanan
-
Pelajar Asal Jombang Tewas Usai Terserempet Truk di Mojokerto
-
Dua Peristiwa Tragis Konvoi Perayaan Kelulusan Sekolah di Kabupaten Mojokerto
-
Kronologi Pom Mini di Mojokerto Meledak, Total 4 Orang Korban Terluka
-
Konvoi Kelulusan Pelajar di Mojokerto Anarkis, Pengendara Mobil Jadi Sasaran Pengeroyokan
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
Terkini
-
Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Bechi Anak Kiai Jombang Terpidana Kekerasan Seksual Santriwati Ternyata Diam-diam Bebas
-
Gubernur Khofifah Perluas Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan hingga Ponorogo
-
Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan