SuaraJatim.id - Cuaca ekstrem hujan badai yang melanda Sampang Madura Jawa Timur membawa penderitaan sendiri bagi Sutihah (52), janda yang tinggal di Jalan Syamsul Arifin Kelurahan Polagan Kecamatan Sampang.
Rumah kecil terbuat dari kayu miliknya rusak. Atap rumahnya lapuk, sehingga ambrol saat hujan turun tiga bulan lalu. Di sisi lain, Sutihah tinggal bersama empat anaknya bukan keluarga berkecukupan.
Akhasil kini Ia tinggal di rumah yang atapnya memakai terpal. Hidup Sutihah sangat memprihatinkan lantaran tinggal di sebuah rumah kumuh dan nyaris roboh berukuran 5×3 meter persegi.
Di rumah itu, Sutihah tinggal bersama empat orang anak dan dua cucunya yang masih balita. Gegara atapnya ambrol, ketika hujan Ia pun kehujanan.
"Rumah yang kami tempati ini tiga bulan lalu atapnya ambruk karena termakan usia, jadi saat hujan kita kehujanan," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Minggu (17/4/2022).
Dengan nada lirih ia mengulang memori dan menceritakan detik-detik atap rumahnya ambruk yang saat itu sedang berada di dalam beserta 4 anak dan dua cucunya.
"Pada saat itu anak-anak sedang lelap tidur, tegah malam ada bunyi genting yang mau jatuh sehingga kami lari keluar rumah. Beruntung tidak ada yang luka," imbuhnya.
Meski hidup dalam kondisi tidak mampu dan serba memprihatinkan. Namun, Sutihah tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah. Hanya pernah didatangi oleh petugas untuk dilakukan pendataan.
Baca Juga: Sejumlah Sapi Ditemukan Mati Misterius di Pantai Camplong Madura
Berita Terkait
-
Sejumlah Sapi Ditemukan Mati Misterius di Pantai Camplong Madura
-
Sejumlah Orang Luka Dalam Kecelakaan Beruntun Libatkan 2 Bus Pariwisata dan Lima Mobil di Sampang
-
Dua Kali Demo Tak Pernah Ditanggapi, Mahasiswa Sampang Dobrak Pintu Pemkab Lalu Bakar Ban Bekas
-
Munasim Ditemukan Tewas, Jasadnya Membusuk Diduga Tenggelam Terseret Arus Sungai di Sampang
-
Tak Hanya Pamekasan, Sampang Juga Alami Banjir Sebegini Parah Sampai Rendam Kantor Polisi Hingga Layanan SIM Disetop
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim
-
Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8
-
Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Lawu, Api Terlihat di Titik Ini
-
Tragedi KM Virgo Transport 8, Satu Keluarga Asal Kediri Turut Menjadi Korban
-
Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir