SuaraJatim.id - Seorang pegawai Radio Republik Indonesia (RRI) Madiun berinisial A ditemukan tewas bersimbah darah di gang rumahnya.
A merupakan warga Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman Kota Madiun. Ia diduga dibunuh. Padahal korban ini sebentar lagi pensiun.
Dia ditemukan oleh tetangganya di Jalan Sentul Gang 2, tepatnya di gang dekat rumahnya dalam kondisi sudah bersimbah darah.
Ada beberapa luka sabetan senjata tajam di tubuhnya. Luka-luka tragis pada tubuhnya itu ada di bagian leher dan tangan kanan.
Seperti dijelaskan Kapolsek Taman Kompol Setyo Wiyono, diduga A dilukai pada beberapa bagian tubuh hingga meninggal dunia. Dari hasil identifikasi bagian luar memang ada beberapa luka di bagian tangan dan leher.
“Ada bekas luka di leher, tangan kanan dan beberapa di tubuh bagian kiri. Saat ditemukan oleh warga sudah dalam kondisi meninggal dunia. Diduga ini dibunuh oleh seseorang,” katanya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis (2/6/2022).
Tatar mengungkapkan, sampai saat ini jika masih memeriksa para saksi guna menemukan jejak-jejak para pelaku.
Jenazah A kemudian dibawa ke RSUD dr Soedono Madiun untuk dilakukan visum. Sampai sekarang belum diketahui pasti penyebabnya.
“Kami masih mendalami dari bukti-bukti yang ditemukan dalam tubuh korban atau di sekitar TKP. Kami masih mencari keterangan dari para saksi. Kami akan segera temukan lelakunya,” katanya menegaskan.
Sementara itu warga di sekitar lokasi engga n mmberikan keterangan pada awak media. Polisi juga memasang garis polisi di lokasi ditemukannya A.
Berita Terkait
-
Motif Licik Dua Pelaku Pembunuhan Pria Terbungkus Karung Di Tangerang, Hendak Curi Dan Jual Mobil Korban
-
Terbungkus Karung dan Kepala Terikat Kantong Plastik, 2 Pembunuh Mayat Pria di Danau Legok Akhirnya Tertangkap
-
Bus Sugeng Rahayu Terguling di Madiun, Belasan Penumpang Terluka
-
Daftar 19 Korban Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu di Madiun
-
Bus Sugeng Rahayu Kecelakaan di Madiun, 19 Penumpang Terluka
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
3 Fakta Ayah dan Anak Terseret Lahar Semeru, Siswi SD Hanyut 5 Meter di Sungai Regoyo
-
5 Fakta Begal Sadis di Pasuruan Bacok Dua Remaja, Yamaha N-Max Dibawa Kabur
-
Gubernur Jatim Dukung RSUD Dr Soetomo Ikuti Konferensi ACGME di Amerika Serikat
-
Jembatan Penghubunh 2 Desa di Ngawi Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga dan PDAM Putus Total
-
Jadwal Buka Puasa Blitar Hari Ini, Selasa 24 Februari 2026