SuaraJatim.id - Pelaku pemerkosaan terhadap gadis disabilitas di bawah umur di Kawasan Tambaksari Kota Surabaya Jawa Timur sudah dibekuk oleh kepolisian setempat.
Pria berinisial HA (45) itu diserahkan sendiri oleh keluarganya ke Polrestabes Surabaya beberapa hari lalu. Kepada polisi tersangka memberikan pengakuan mengejutkan.
Diperiksa Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes, HA mengaku sudah lama tertarik dengan korban yang masih berumur 14 tahun.
Hal itu disampaikan Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Wardi Waluyo, Sabtu (25/06/2022) siang. Wardi mengatakan jika tersangka sudah memiliki ketertarikan dari lama kepada korban.
Wardi mengatakan, tersangka sempat mengikat tangan korban dengan tali rafia dan melakukan sejumlah pelecehan sebelum korban disetubuhi. Dari pengakuan tersangka, aksi keji tersebut dilakukan atas inisiatif HA.
“Dari inisiatif dirinya sendiri. Melihat korban duduk di teras lalu diajak ke rumah oleh tersangka. Di situlah terjadi aksi persetubuhan tersebut,” kata Wardi seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Dari keterangan HA, ia baru sekali melakukan perbuatan keji tersebut. Ia nekat melakukan persetubuhan karena tidak mampu menahan syahwat akibat pisah ranjang dengan istrinya.
“Sudah pisah ranjang dengan istri pak, saya menyesal,” ungkap HA dengan menunduk lesu.
Sebelumnya diberitakan beritajatim.com, HA (45) warga Tambaksari, pelaku pencabulan terhadap PI (14) anak disabilitas ditangkap anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya.
Baca Juga: Balita 5 Bulan Tewas Sampai Membusuk, Ditinggal Gathering ke Yogyakarta
Perlu diketahui, HA dilaporkan ke Polrestabes Surabaya pada Rabu (15/06/2022) dalam kasus pemerkosaan terhadap gadis disabilitas. Sehari kemudian Ia diserahkan oleh keluarganya ke Polrestabes Surabaya.
Berita Terkait
-
Balita 5 Bulan Tewas Sampai Membusuk, Ditinggal Gathering ke Yogyakarta
-
Pasutri di Surabaya Tinggalkan Jasad Bayi di Rumah Neneknya
-
Poster Promosi Minuman Gratis Holywings Disebut Berbau SARA, Afif: Disengaja Merusak Agama
-
GP Ansor Surabaya Minta Wali Kota Tutup dan Cabut Izin Holywings
-
PSSI Pastikan Piala Dunia U-20 Digelar Tepat Saat Perayaan Harkitnas 11 Juni 2023
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Terbongkar! Kelangkaan BBM di Jatim Ternyata Ulah Mafia: Negara Boncos Rp35 M, Pelaku Dijerat TPPU
-
Banjir Lahar Hujan Semeru Over Skala Terjang Lumajang, Satu Dusun Terisolir Total
-
Bukannya Dapat Penghargaan, 7 Polisi Penangkap 3 Legislator Gerindra Malah 'Dibuang' ke Polsek
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram