Slamet mengungkapkan, jemaah Shiddiqiyyah asal Jepara rutin ke Ploso untuk mengikuti pengajian sebulan sekali. Pengajian rutin itu disebut dengan kausaran. Kiai Mochtar Mukti menyampaikan petuahnya dalam forum tersebut. Namun semenjak pandemi, pengajian itu sempat terhenti. Selain itu, di Jepara, Slamet juga mengadakan pengajian rutin dengan jemaah Shiddiqiyyah lainnya.
“Ajaran di Shiddiqiyyah tidak ada yang bertentangan. Karena di sini juga diajarkan cinta tanah air. Ada lembaga pendidikan mulai dasar hingga tingkat menengah atas. Makanya saya keberatan ketika Kemenag mencabut izin pesantren Shiddiqiyyah,” kata Slamet.
Pada Jumat sore, Slamet dipulangkan dari Polres Jombang bersama ratusan jemaah lainnya. Dia tidak terbukti melakukan penghadangan terhadap anggota polisi yang melakukan jemput paksa terhadap MSAT. Sebelum meninggalkan kantor polisi, ratusan orang ini melakukan salat asar secara berjamaah. Mereka kompak mengenakan peci warna putih.
Tag
Berita Terkait
-
Waketum MUI Dorong Pengurus Pesantren Shiddiqiyyah Menyerahkan Sepenuhnya Kasus MSAT kepada Penegak Hukum
-
Kemenag Cabut Izin Ponpes Majma'al Bahrain Shiddiqiyyah, Gus Jazil: Jangan Asal Cabut
-
Ratusan Simpatisan Mas Bechi Dipulangkan
-
Luqman Hakim Apresiasi Kemenag Cabut Izin Ponpes Shiddiqiyyah
-
Apa Itu Tarekat Shiddiqiyah dan Siapa Sebenarnya Kiai Muchammad Muchtar Mu'thi Pendirinya
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026
-
Momentum Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis & Sembako untuk Ojol Perempuan di Malang
-
Holding Ultra Mikro BRI Percepat Inklusi Keuangan dan Naik Kelas Debitur PNM
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit