SuaraJatim.id - Seorang pria ditemukan tergeletak bersimbah darah di teras Musala Muhajirin di Desa Ngaresrejo Kecamatan Sukodono Sidoarjo Jawa Timur ( Jatim ), Kamis (14/07/2022).
Pria ini ternyata warga Desa Sampangan Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan. Ia diduga tewas setelah dikeroyok, kemudian menyelamatkan diri ke musala tersebut. Ada 4 bekas luka tusukan pada tubuhnya, salah satunya pada dada.
Korban diketahui bernama Wahib Adi Saputro (27). Korban ini juga mengalami luka berdarah-darah pada kepalanya. Korban ditemukan tergeletak di teras musala itu sekitar pukul 04.30 WIB.
Saksi mata bernama M. Umar (57) dan Zuhri (59), warga RT 14 RW 03, Desa Ngaresrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo dan Zuhri (59) datang ke musala untuk Salat Subuh berjemaah.
Saat tiba di musala, saksi melihat seorang laki-laki tidak dikenal tidur di lantai teras musala. Ketika didekati dan diperiksa, kondisi korban sudah meninggal dunia. Bagian kepala korban mengeluarkan darah.
“Korban saat kami lihat, sudah kondisi meninggal dunia,” kata salah satu saksi dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Saksi langsung melaporkan kejadian ke aparat desa dan diteruskan ke Polsek Sukodono. Dari hasil olah TKP kepolisian, ditemukan empat luka tusukan benda tajam pada dada korban.
Polisi juga mencatat identitas dan mengamankan sandal warna hitam yang diduga milik korban.
“Diduga korban meninggal dunia karena dibunuh akibat ditusuk menggunakan senjata tajam. Korban sudah dibawa ke rumah sakit guna dilakukan tindakan medis berupa VER,” tegas sumber di kepolisian.
Baca Juga: Kakek Sakit-sakitan di Tuban Dipukuli Tetangganya Sendiri Sampai Akhirnya Meninggal Dunia
Kapolsek Sukodono AKP l Ketut Agus Wardana membenarkan kejadian tersebut. “Saat ini masih dalam penyelidikan,” katanya.
Berita Terkait
-
Kakek Sakit-sakitan di Tuban Dipukuli Tetangganya Sendiri Sampai Akhirnya Meninggal Dunia
-
Messi Cetak Dua Gol, Persis Solo Kalahkan Putra Delta Sidoarjo dalam Uji Coba
-
Pikap Terlempar 20 Meter Dihantam Kereta Api di Lamongan, Begini Kondisi Sopirnya
-
Tanah Longsor di Lamongan, Dua Rumah Lenyap
-
Lakoni Tur ke Jawa Timur, FC Bekasi City Akan Hadapi Tiga Lawan Berat
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun