SuaraJatim.id - Kebakaran melanda pabrik pengolahan limbah PT Hijau Alam Nusantara (HAN) Dusun Manduro Desa Manduro Manggungggajah Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto.
Kebakaran itu terjadi sekira pukul 08.30 WIB. Salah seorang warga bernama Tamrun (47) yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi melihat ada kobaran api dari dalam pabrik, Kamis (14/07/2022).
"Saya taunya liat asap dari dalam pabrik kok banyak sekali, ternyata ada kebakaran," katanya sambil menambahkan kalau Ia tidak sampai masuk ke dalam pabrik.
Menurut dia, saat itu kondisi pabrik tertutup rapat. Lantaran beredar kabar, pabrik tersebut saat ini sudah tidak beroperasi lagi.
"Pabriknya tertutup. Cuma tadi sekitar 20 menit kemudian banyak mobil Damkar (Pemadam Kebakaran) lewat dan masuk ke pabrik," ucapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolse Ngoro Kompol Subiyanto membenarkan peristiwa kebakaran yang terjadi di PT HAN itu. Subiyanto mengaku juga sudah melakukan pengecekan ke lokasi yang terbakar.
"Kami terima informasi pukul 08.30 WIB dari pihak pabrik, kemudian kita datangkan mobil Damkar," kata Subiyanto.
Menurut Subiyanto, api diketahui berada di gudang tempat pemusnahan limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3) maupun non-B3. Area yang terbakar merupakan tumpukan limbah sisa gagang tembakau yang ada di samping tungku pemusnahan.
"Yang terbakar sisa limbah, jadi limbah gagang tembakau dari bea cukai. Kebetulan sisanya belum dimusnahkan ini terbakar," ungkap Subiyanto.
Diduga api berasal dari percikan tungku pembakaran yang belum sepenuhnya padam. Sehingga membakar sisa limbah gagang tembakau yang ada disamping tungku.
"Saya tanya tungkunya mati, mungkin ada yang masih nyala atau lupa jadi kepercikan (tungku)," kata Subiyanto.
Subiyanto memastikan, saat ini api sudah berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun untuk memastikan penyebab kebakaran, ia masih melakukan penyelidikan di lokasi.
Kontributor : Zen Arivin
Berita Terkait
-
Pelecehan Seksual Guru Gaji di Mojokerto, Korban yang Masih Anak-anak Dicekoki Video Porno Hubungan Sesama Jenis
-
Anak-anak Indonesia Terus Menjadi Korban Kekerasan Seksual di Tempat Pendidikan, Kali Ini Tersangkanya Guru Ngaji
-
Kecelakaan Maut di Tol Mojokerto, Sopir Bus PO Ardiansyah Segera Disidang
-
Tragis! Pemuda Mojokerto Kecelakaan Sampai Terlempar Lalu Disikat Fortuner di Jalanan
-
Pria Mojokerto Tiba-tiba Pingsan Lalu Tewas Saat Bantu Sembelih Hewan Kurban
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Miris! Lansia Tokoh Masyarakat Cabuli Anak di Surabaya, Korban Diancam dan Diiming-imingi Jajan
-
Pacitan Diguncang 1.135 Gempa Sepanjang 2025, BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Warga
-
Kasus Napi Aniaya Napi di Lapas Blitar Berujung Maut, Korban Tewas Kritis dan Stroke Otak
-
Janji Bebas Rp 40 Juta Berujung Tragis, Napi Makelar Dihajar di Lapas Blitar hingga Kritis
-
Janda di Pasuruan Melonjak Gegara Nikah Siri, 48 Istri Gugat Cerai Usai Suami Ketahuan Poligami