SuaraJatim.id - Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra memberi perhatian serius kasus pencabulan di Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ), Kecamatan Sooko. Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengumpulkan seluruh pesantren.
“Insya Allah akan kita kumpulkan (pengasuh ponpes di Kabupaten Mojokerto). Menurut saya kalau untuk memilih pondok pesantren terlebih dahulu dilihat rekam jejak pengasuh pesantrennya. Siapa pengasuhnya? Putranya siapa? Pernah mondok di mana? Bagaimana track record keilmuannya,” katanya.
Dijelaskannya, jika pengasuh ponpes secara keilmuan dan nasab mumpuni, tidak akan terjadi pelecehan seksual di ponpes tersebut.
Diberitakan sebelumnya, seorang guru ngaji di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, RD alias D tersangka kasus dugaan pencabulan. Pria 40 tahun ini diduga melakukan pencabulan terhadap tiga orang santri laki-laki di Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) setempat.
Ketiga korban yakni YSF (12), pelajar kelas 6 SD dicabuli terakhir bulan Februari 2022 sebanyak lima kali, AG (13) pelajar kelas 6 SD dicabuli terakhir Februari 2022 sebanyak 10 kali dan FRD (14) pelajar kelas 2 MTs terakhir dicabuli bulan Januari 2022 sebanyak 10 kali.
Modusnya, tersangka mengajak santri menonton video porno hubungan sesama jenis. Kemudian, aksi biadab itu dilakukannya di TPQ.
Berita Terkait
-
Dugaan Kasus Pencabulan Anggota DPR, Kuasa Hukum Sebut Tuduhan Palsu
-
Siap Tindak Lanjuti Kalau Terbukti, Pimpinan MKD: Kasus Pencabulan Anggota DPR Sangat Memalukan Bagi Kami
-
Anggota Fraksinya di DPR Berinisial DK Dipolisikan Kasus Pencabulan, Demokrat: Tak ada yang Kebal Hukum
-
Kejanggalan Aktivitas Pabrik Pengolahan Limbah PT HAN di Mojokerto, Mulai Insiden Tiga Pekerja Tewas hingga Kebakaran
-
Banyuwangi Kembali Diguncang Kasus Pencabulan Lagi, Kali Ini Terduga Pelakunya Guru SD
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Miris! Lansia Tokoh Masyarakat Cabuli Anak di Surabaya, Korban Diancam dan Diiming-imingi Jajan
-
Pacitan Diguncang 1.135 Gempa Sepanjang 2025, BPBD Ingatkan Kesiapsiagaan Warga
-
Kasus Napi Aniaya Napi di Lapas Blitar Berujung Maut, Korban Tewas Kritis dan Stroke Otak
-
Janji Bebas Rp 40 Juta Berujung Tragis, Napi Makelar Dihajar di Lapas Blitar hingga Kritis
-
Janda di Pasuruan Melonjak Gegara Nikah Siri, 48 Istri Gugat Cerai Usai Suami Ketahuan Poligami