SuaraJatim.id - Seorang kakek di Lamongan ketahun menabrak sebuah gerobak Pedagan Kaki Lima (PKL) dalam keadaan mabuk di Desa Sugihwaras Kecamatan Deket Lamongan.
Sontak peristiwa yang terjadi kemarin, Sabtu (16/07/2022) sekitar pukul 18.30 WIB, itu membuat geger warga sekitar. Si kakek tersebut ternyata bernama Suhadak.
Suhadak, kakek 70 tahun dan mengaku sudah memiliki 13 cucu. Ia merupakan warga Kecamatan Karangbinangun. Ia doyan sekali minum-minuman keras sampai umur tua sekarang ini.
Bahkan saat berkendara itu, Ia masih menenteng botol miras. Akibat aksi nekatnya, Ia bahkan sempoyongan hingga menabrak gerobak pedagang kaki lima (PKL) saat berkendara.
Sontak, warga yang melihat kejadian ini pun langsung mengamankan Suhadak, bukan karena telah menabrak, namun lebih kepada prihatin serta kasihan melihatnya.
Tanpa canggung, Suhadak mengakui jika dirinya masih dalam kondisi mabuk dan hendak pulang seusai bekerja di Pasar Ikan Lamongan. Ia juga berencana mau membuang botol tersebut di tengah perjalanan pulang.
“Dari pasar ikan, mau pulang. Mabuk toak dicampur arak sedikit. Mau habis, ini sebenarnya botolnya mau saya buang,” ujar Suhadak, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Sabtu (16/7/2022).
Sementara itu, Sofyan, pedagang kaki lima yang ditabrak Suhadak mengaku terkejut saat tiba-tiba ada motor yang menabrak dirinya.
Kala itu, Sofyan mengungkapkan, ia sedang dalam posisi mendorong gerobak dagangannya. “Saya sendiri tadi kaget, tiba-tiba ditabrak seorang kakek dari arah timur menuju utara, untungnya cuma nabrak gerobak,” ungkapnya.
Baca Juga: Pulang Ngopi, Pelajar Lamongan Ini Babak Belur Tiba-tiba Dikeroyok dan Dihantam Pakai Ruyung
Hal senada juga dikatakan oleh Hasan, seorang saksi mata yang melihat langsung insiden tersebut. Ia menyebut, kakek Suhadak tersungkur dan mengalami luka di bagian wajahnya saat menabrak gerobak.
Sedangkan, kondisi motor Honda Vario bernopol S 4627 JAE yang dikendarai oleh Suhadak mengalami ringsek di bagian samping depan.
Hasan memastikan, kakek Suhadak masih dalam pengaruh miras. “Jelas ini mabuk, untung saja hanya luka ringan di bagian pipi,” terangnya.
Lebih lanjut, menurut pengakuan sejumlah warga di lokasi, kakek Suhadak memohon agar tidak dipanggilkan pihak kepolisian. Sehingga warga pun berinisiatif untuk menghubungi pihak keluarganya.
Berita Terkait
-
Pulang Ngopi, Pelajar Lamongan Ini Babak Belur Tiba-tiba Dikeroyok dan Dihantam Pakai Ruyung
-
Pria Dengan 4 Luka Tusuk Ditemukan Tergeletak di Teras Musala Sidoarjo, Ternyata Warga Lamongan
-
Pikap Terlempar 20 Meter Dihantam Kereta Api di Lamongan, Begini Kondisi Sopirnya
-
Tanah Longsor di Lamongan, Dua Rumah Lenyap
-
Lakoni Tur ke Jawa Timur, FC Bekasi City Akan Hadapi Tiga Lawan Berat
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
Terkini
-
Razia Lapas Kelas IIB Tulungagung: Narkoba Nihil, Tapi Puluhan Benda Berbahaya Disita
-
Ditinggal Jualan Tempe, Empat Rumah Perajin di Ngawi Ludes Terbakar
-
Nikmati Pestapora 2026 Lebih Ringan dengan Cicilan 0% BRI Kartu Kredit
-
Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor
-
Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini