"Kami sudah menangani sesuai prosedur, bahwa ada laporan dari masyarakat, di sini bagaimana kita sudah mengamankan para pelaku, dan bagaimana kami sudah memberikan penanganan terhadap korban yang masih anak-anak, masih di bawah umur, kemudian kasus ini adalah kasus yang menonjol dan butuh penanganan khusus sehingga beliau, Mensos hadir untuk melihat langsung bagaimana penanganannya," jelasnya.
Saat ini, Kepolisian masih mencari motif kasus pencabulan yang dilakukan oleh bapak tiri korban. Terlebih lagi, kasus ini tak pernah terjadi di Sidoarjo.
"Ini lebih berpengaruh, penanganannya lebih koperhensif, disini tentunya memikirkan bagaimana masa depan dari anak ini. Kemudian pelaku, yakni ibu kandungnya dan bapak tirinya, kami masih mencari motif apa dibalik kasus ini, karena ini sangat jarang, dimana ibu kandung meminta ke anak melakukan hal itu pada anaknya sendiri, jadi kami tangani dan saat ini masih dalam pemeriksaan," katanya.
"Ini kita menangani kasus pencabulan Bapak Tirinya terhadap korban, korban di bawah umur. Kemudian yang membuat ini lagi bahwasanya ibunya sendiri yang menganjurkan Bapak Tirinya dan juga korban untuk mau melakukan persetubuhan atau pencabulan tersebut," imbuhnya.
Di sini, Kepolisian sudah menetapkan sebanyak 2 tersangka, diantaranya ibu kandung dari korban, dan juga ayah tirinya. Hanya saja, karena keterangan 2 tersangka berubah-ubah, maka kepolisian kesulitan mencari motif yang sesungguhnya.
"Namun saat ditanya motifnya, dipemeriksaan awal dan pemeriksaan lanjutan ternyata keterangannya berbeda, dan ini menjadi atensi Bu Menteri, datang dan melakukan wawancara serta trauma healing pada korban. Tersangka ada 2, bapak tiri dan ibu kandungnya.
Kejadian yang dilakukan tersangka ini lebih dari sekali. Dan terhitung dilakukan tersangka dari Bulan Mei 2022, yang akhirnya membuat korban melarikan diri dari rumah.
"Kejadiannya ada 3 kali, di bulan Mei, bulan Juni dan sebagainya. Semuanya dilakukan di rumah kontrakan. Kondisi korban terlihat terpukul, trauma, tapi ini tadi dari kementerian dan dinas terkait dilakukan trauma healing," ujar Kusumo.
Tak hanya itu, Kepolisian Sidoarjo juga harus kerja cepat, meski laporan pencabulan terhadap anak ini baru dilaporkan pada Sabtu malam tadi.
Baca Juga: Pura-pura Isi BBM, Rampok Todongkan Senpi Gasak Uang Setoran Rp 650 Ribu ke Petugas SPBU Sidoarjo
"Dilaporkannya tadi malam. Dalam rumah kontrakan tersebut ada bapak tiri, ibu kandungnya, korban perempuan dan adiknya yang berusia 3 tahun. Ini dari informasi masyarakat, korban ini melarikan diri dari rumahnya, kemudian masyarakat yang mengetahui langsung melaporkan pada kepolisian," ungkapnya.
Namun sayangnya, kepolisian Sidoarjo belum mau mengungkap inisial dari dua tersangka ini, meskipun Mensos Risma sudah turun tangan.
Berita Terkait
-
Pura-pura Isi BBM, Rampok Todongkan Senpi Gasak Uang Setoran Rp 650 Ribu ke Petugas SPBU Sidoarjo
-
Manajemen Playtopia Meminta Maaf Terkait Pengusiran Anak dan Cucu Mensos Risma
-
Klarifikasi Manajemen Soal Cucu Mensos Risma yang Diusir dari Playground Ciputra Mall Surabaya
-
BLT BBM Siap Disalurkan, Berikut Soal Data Penerima dan Tahapan Pencairannya
-
Cucu Mensos Risma Terkena Diskriminasi Playground, Berikut Kronologi Lengkapnya
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar
-
Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan
-
Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo
-
BRI DPLK Bisa Dibuka lewat BRImo, Solusi Praktis Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini
-
Tragedi KM Virgo Transport 8, Pakar ITS Soroti Kesesuaian Desain Kapal dengan Perairan Indonesia