SuaraJatim.id - Kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) masih terus terjadi. Meskipun banyak para pelakunya sudah ditangkap dan dihukum oleh kepolisian di negeri ini.
Ternyata dalam kasus curanmor ini tidak melulu soal kejahatan mencuri saja. Namun ada bagian penadah barang-barang hasil curanmor tersebut. Para penadah ini juga dibutu oleh kepolisian.
Terbaru di Bangkalan Madura. Penadah barang hasil curian motor ini ternyata seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) insial M, asal Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan.
M ini diamankan kepolisian setempat. Penangkapan M dilakukan karena menjadi penadah hasil pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah mereka.
Selain M, polisi juga menciduk satu pelaku lainnya yakni AS yang merupakan eksekutor curanmor yang di wilayah Kabupaten Bangkalan. AS ditangkap petugas saat turun dari bus di Kecamatan Tanah Merah.
Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono menjelaskan, hasil curian AS dilimpahkan kepada M seorang PNS yang berperan sebagai penadah.
"AS terpaksa dilumpuhkan, karena sempat melawan saat dilakukan penangkapan oleh petugas," katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Jumat (25/11/2022).
Wiwit menambahkan, hasil pengakuan AS, ia pernah mencuri motor milik korban di pekarangan rumah sendiri. Kemudian, disetorkan kepada M.
"Inisial AS ini mengakui telah mencuri motor di pekarangan rumahnya di Kecamatan Kokop," ujarnya menambahkan.
Baca Juga: Demo Para Petani Bangkalan Gara-gara Pupuk Mulai Mengalami Kelangkaan
Sementara, barang bukti kasus curanmor yang melibatkan oknum perangkat desa ini, yakni 1 unit motor Supra X yang akan dikembalikan langsung kepada pemiliknya. satu buah hp dan tas slempang diduga milik pelaku.
"Untuk TKP saat ini masih 1 lokasi di Kecamatan Kokop, makanya akan kita kembangkan dan dalami lebih lanjut untuk kasus ini," katanya menambahkan.
Berita Terkait
-
Demo Para Petani Bangkalan Gara-gara Pupuk Mulai Mengalami Kelangkaan
-
Komplotan Penadah Motor Curian Asal Karawang Ditangkap Polisi Bekasi
-
Lima Orang Penadah Motor Curian Asal Kabupaten Karawang Diringkus Polisi di Bekasi
-
Miris! Anak Susul Bapaknya Masuk Penjara di Bangkalan, Kasusnya Sama Pula
-
Gagal Kerja ke Polandia, 10 Warga Bangkalan Kena Tipu Agen Pemberangkatan TKI
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Gempa Bumi M 4,6 di Selatan Lumajang, Getaran Dirasakan di Empat Wilayah Jawa Timur
-
36 Kali Karhutla Landa Magetan Selama September, 52 Hektare Lahan dan Hutan Terdampak
-
Duh! Pipa PDAM Putus Terdampak Proyek Jembatan, Warga Surabaya Antre Air Bersih
-
MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Transaksi Digital hingga Bisnis UMKM
-
Gubernur Khofifah Sampaikan Keberhasilan Nawa Bhakti Satya Saat Pimpin Upacara Hari Jadi ke-81Jatim