SuaraJatim.id - Warga Blitar geger, Pasar Kesamben, pasar terbesar di daerah itu ludes jadi puing setelah terbakar hebat kemarin, Minggu (27/11/2022) dini hari kemrin.
Namun ada yang membuat warga kaget. Ketika ratusan kios para pedagang di dalam pasar tradisional tersebut ludes menjadi arang, kondisi musala di dalam ternyata baik-baik saja.
Musala Mujahidin di dalam pasar tersebut masih tetap utuh. Warga pun menganggapnya sebagai mukjizat. Sebab bangunan musala tersebut berada di tengah di antara kios-kios yang terbakat tersebut.
Seperti dijelaskan Eka, pemilik salah satu kios di pasar Kesamben. "Ini benar-benar mukjizat mas, Musala ini tetap kokoh meski sekelilingnya semua ludes terbakar," katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Senin (28/11/2022).
Menurut Eka selama berjam-jam kebakaran terjadi tidak sedikitpun api mendekat ke arah Musala. Bahkan sempat bagian atap pojok sebelah kanan Musala terpercik api, namun mati dengan sendirinya.
"Api benar-benar tidak mendekat ke Musala, tuhan benar-benar menunjukkan kuasanya," katanya menambahkan.
Selain itu menurut Eka, tidak ada pemadam kebakaran yang mencoba melakukan pembasahan di Musala tersebut, namun tempat ibadah para pedagang muslim pasar Kesamben itu tetap utuh. Eka menambahkan bahwa selama kebakaran para pemadam fokus melakukan pemadaman di kios pedagang.
Sementara itu kondisi Musala Mujahidin yang berada di sebelah timur pasar Kesamben ini masih utuh, tidak tersentuh api sedikitpun. Musola Mujahidin itupun hingga kini masih bisa digunakan untuk tempat ibadah.
"Kondisi di dalam maupun teras masih utuh mas, masih bisa dibuat ibadah, saya sejak awal disini tadi tidak melihat api mendekat ke Musala," katanya.
Baca Juga: Emak-emak Mengaku Kena Gendam Uangnya Rp 130 Juta Raib, Pelaku Terekam CCTV
Selama ini Musala Mujahidin yang berada di dalam pasar Kesamben Kabupaten Blitar ini memang digunakan untuk tempat beribadah warga sekitar dan pedagang pasar. Bahkan Musala ini juga rutin digunakan untuk salat tarawih saat bulan puasa.
Warga termasuk Eka beranggapan bahwa Allah sengaja menyelamatkan Musala Mujahidin agar tetap bisa digunakan untuk tempat Salat lima waktu.
"Mungkin ini kehendak Allah menyelamatkan Musala Mujahidin agar kita bisa beribadah ditengah musibah ini mas," ujarnya.
Diketahui bahwa ada ratusan lapak di pasar Kesamben Kabupaten Blitar ludes terbakar pada Minggu (27/11/2022) malam.
Berita Terkait
-
Emak-emak Mengaku Kena Gendam Uangnya Rp 130 Juta Raib, Pelaku Terekam CCTV
-
117 Rumah Warga Kabupaten Blitar Bakal Direlokasi Sebab Tanahnya Gerak-gerak Tak Aman
-
Tanah Gerak-gerak, Rumah Warga Blitar Ambruk, Masjid Tertimbun Longsor
-
Warga Harus Hati-hati, Jalur Desa di Blitar Ini Ambles dan Longsor Sepanjang 100 Meter
-
Puting Beliung Menerjang Permukiman Warga Blitar, Belasan Rumah Rusak
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Siswi di Pamekasan Melahirkan Bayi Tak Bernyawa, Pelaku Ayah Kandung Sendiri
-
BRI Optimalkan Potensi Emas Indonesia Melalui Holding Ultra Mikro
-
Tampilan Baru Qlola by BRI Hadir, Kelola Transaksi Bisnis Makin Terintegrasi
-
Misteri Hilangnya Fitra di Samudera Hindia: Lenyap dari Kamar Kapal
-
Mobil Patroli Terbakar di Markas Polsek Tambaksari: Satu Terduga Pelaku Diciduk