Zulham melanjutkan, pihaknya selaku perwakilan Aremania akan bersurat kepada Presiden Jokowi dalam waktu dekat. Tujuannya, kembali turun tangan terkait dengan dinamika penangan kasus Tragedi Kanjuruhan.
"Ternyata ada banyak ganjalan-ganjalan etik dan dinamika internal yang membuat persoalan ini tidak terang benderang. Maka kami butuh presiden memberikan diskresi lagi terhadap Tragedi Kanjuruhan. Turun tangan lagi presiden. Kami butuh kehadiran negara dalam konteks penegakan hukum di negara ini," ujarnya.
Zulham menjelaskan, tragedi Kanjuruhan adalah kejadian luar biasa. Berbeda dengan kejadian umum lainnya. Sehingga harus dibongkar. Sementara itu, Kajari Kabupaten Malang Diah Yuliastuti memaparkan, kedatangan Aremania ke Kejaksaan Negeri untuk menyampaikan aspirasi bagaimana terkait dengan tindak lanjut penanganan perkara Tragedi Kanjuruhan.
"Kami jelaskan saat ini sudah masuk dalam pra penuntutan. Yakni penyidik Polda Jawa Timur, sudah mengirimkan berkas kembali, pengembalian berkas. Yang sudah diberikan petunjuk oleh Jaksa peneliti. Dalam hal ini jaksa peneliti di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur," ucap Diah.
Diah menguraikan, berkas dari penyidik Polda Jatim sudah dikembalikan pada Senin (28/11/2022). "Untuk 14 hari kedepan kami akan berkordinasi lagi dengan penyidik Polda Jawa Timur. Bahwa ternyata banyak petunjuk-petunjuk yang memang belum sepenuhnya dipenuhi penyidik, sehingga masih perlu dikembalikan berkas tersebut," katanya.
Diah menambahkan, apa yang belum dipenuhi penyidik Polda Jatim, secara teknis memang masih kewenangan proses penyidikan.
Sehingga pada intinya, petunjuk-petunjuk itu yang terkait dengan pemenuhan alat bukti, kemudian terkait dengan konstruksi pasal, kemudian yang menyangkut petunjuk-petunjuk alat bukti lain yang memang harus dipenuhi untuk membuat terang benderang perkara ini.
"Jadi secara detail kami tidak bisa menyampaikan. Hanya saja pada intinya, semua petunjuk itu belum bisa terpenuhi sehingga jika nanti kita sampaikan bahwa perkara ini sudah lengkap nanti dikhawatirkan pada proses penuntutan akan mengalami kegagalan," kata Diah.
Baca Juga: Sorotan Kemarin, Update Hasil Autopsi Jenazah Korban Tragedi Kanjuruhan sampai Berita Politik Jatim
Berita Terkait
-
Picu 'Bencana' di Malang, Ini Aturan Penerbangan Balon Udara dan Sanksi Bagi yang Melanggar
-
7 Tempat Wisata di Malang, Liburan Seru Sambil Menikmati Udara Sejuk
-
Liburan Anti Bosan di Malang Skyland: Panduan Lengkap Harga Tiket dan Aktivitas
-
BRI Tebar Kebaikan di Bulan Suci, Ribuan Sembako Disalurkan & Pemudik Dimudahkan
-
Demi Mengabdi, Mahasiswa Rantau AM UM Tak Pulang Kampung saat Lebaran!
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Jumlah Wisatawan ke KBS Surabaya Diprediksi Meningkat Hingga Hari Minggu
-
10 Korban Longsor di Jalur Cangar-Pacet Berhasil Ditemukan
-
Peringatan BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di Jatim Sepekan ke Depan
-
Satu Korban Tewas dalam Mobil yang Tertimbun Longsor Cangar Berhasil Dievakuasi
-
Viral Video Detik-detik Longsor di Jalur Cangar Terjang Mobil yang Sedang Melintas