Muhammad Taufiq
Jum'at, 03 Maret 2023 | 11:04 WIB
Pertandingan Persebaya saat menjamu PSM Makassar dan menelan kekalahan. [SuaraJatim : Dimas Angga]

SuaraJatim.id - Tak hanya Panitia Penyelenggara (Panpel) Persebaya Surabaya yang meminta penundaan pertandingan, pihak Kepolisian Daerah Jawa Timur juga meminta hal yang sama, yakni menunda pertandingan.

Laga derby Jatim antara Bajol Ijo vs Singo Edan ini acap kali menimbulkan kerusuhan ketika digelar. Ini terjadi mengingat rivalitas kedua tim yang sangat tinggi. Di sisi lain, kedua tim sama-sama memiliki suporter fanatik dan militan.

Persebaya memiliki basis masa suporter Bonek yang hampir setiap pertandingan selalu mengiringi perjalanan tim. Begitu juga dengan Aremania yang juga kerap datang mendukung timnya ke manapun berada.

Berikut ini pertimbangan kenapa laga Persebaya vs Arema FC harus digelar di luar Jatim:

1. Tak ada tempat cukup menggelar laga

Melalui Kabid Humas Polda Jatim, Kombespol Dirmanto menjelaskan, pertandingan antara Persebaya Surabaya Vs Arema FC ditunda, karena memang tak ada tempat yang cukup layak, guna menggelar pertandingan tersebut.

"Kami merekomendasikan pertandingan antara Persebaya dan Arema untuk ditunda, hal ini kami lakukan karena infrastruktur Gelora Bung Tomo dalam renovasi," ujar Dirmanto, Kamis (2/3/2023).

2. Gelora Bung Tomo direnovasi

Stadion home base Persebaya Surabaya, Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya sampai saat ini masih direnovasi oleh pemerintah daerah setempat menjelang Piala Dunia U-20 yang bakal digelar Mei nanti.

Baca Juga: Rivalitas Tinggi, Laga Derby Persebaya VS Arema FC Terancam Ditunda?

GBT ditunjuk menjadi salah satu dari enam stadion di Indonesia yang bakal menggelar laga dalam fase grup piala dunia U-20 nanti. Sejak beberapa waktu lalu stadion ini telah diinspeksi oleh FIFA, dilakukan perbaikan-perbaikan infrastruktur stadion.

3. Stadion sementara tidak layak

Selama GBT direnovasi sebagai persiapan Piala Dunia U-20, Persebaya dalam beberapa laga menggunakan Stadion Gelora Joko Samudro (GJS) milik Gresik. Namun stadion ini tidak sebesar dan selengkap GBT.

Di sisi lain, menurut polisi GJS juga tak layak dari sisi keamanan. Misalnya untuk kapasitas penonton, stadion ini juga tidak akan cukup menampung animo suporter yang dipastikan bakal membanjiri laga ini.

4. Rivalitas tinggi

Selain itu, kedua tim sendiri memiliki suporter atau pendukung yang memiliki rivalitas tinggi diantara keduanya, sehingga Stadion GJS secara keamanan dirasa kurang.

Load More