SuaraJatim.id - Fakta-fakta kasus gadis 17 tahun asal Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun yang diduga diperkosa ayah, kakek, dan pamannya mulai terkuak. Polisi menetapkan satu tersangka dalam kasus tersebut.
Pria berinisial I selaku paman korban telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Madiun. Sementara itu, ayah dan kakeknya tidak ditemukan bukti bahwa telah memperkosa sang gadis.
“Untuk kakek dan ayah korban ini, kami tidak menemukan alat bukti jika kedua terduga pekaku ini melakukan persetubuhan," kata Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo dikutip dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Senin (13/11/2023).
Berdasarkan keterangan beberapa saksi, yakni tetangga dan teman korban, diketahui bahwa ada dendam terhadap kakek dan ayahnya karena sering dimarahi. Anton menduga itu yang melandasi korban mengaku juga diperkosa ayah dan kakeknya.
Sementara itu, paman korban terbukti melakukan rupadaksa terhadap korban. Persetubuhan tersebut terjadi sejak tahun 2021 hingga Agustus 2023. "Korban diajak menonton video porno bersama kemudian disetubuhi oleh pelaku,” katanya.
Hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik diketahui bahwa pelaku I telah melancarkan aksinya puluhan kali. Tersangka merupadaksa keponakannya seminggu dua kali. Jika dihitung totalnya sudah lebih dari dua kali sepanjang 2 tahun.
Saat ini pelaku sudah diamankan polisi. Pihaknya juga telah menyita sejumlah barang bukti berupa smartphone dan beberapa pakaian.
I terancam pasal 81-82, Undang-Undang Perlindungan Anak. “Ancaman hukuman maksimal 15 tahun kurungan penjara,” kata Anton.
Sementara itu, korban menuding kakek dan ayahnya juga telah mencabulinya karena ingin hidup bebas. “Si kakek ini memarahi saat korban pakai motor. Kalau ayahnya juga sering memarahi korban. Tapi, kami masih dalami ya. Sementara ini keduanya belum terbukti melakukan rudapaksa terhadap korban,” ungkap Anton.
Baca Juga: Miris! Guru Agama di Magetan Perkosa Siswinya Sejak SD, Pertama Kali di Toilet Sekolah
Saat ini korban dalam kondisi stabil dan sedang ditangani oleh Kementerian Sosial untuk pemulihan traumanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Istri Pergi Beli Makan, Kakek di Ngawi Tewas Terjebak Kobaran Api di Rumah
-
Puluhan Pengendara di Tulungagung Terjaring Razia Pajak, Ada yang Langsung Bayar di Tempat
-
Maut di Lajur Lambat: Tragedi Honda City Hantam Truk Gandeng di Tol Jomo
-
Mahasiswa Unair Desak Pemerintah Jalankan 7 Tuntutan Ekonom
-
Perbankan Nasional Masih Mampu Jalankan Peran sebagai Penggerak Ekonomi dari Penyaluran Kredit