SuaraJatim.id - Ada beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo yang memanfaatkan momen Natal dan Tahun Baru (Nataru). Setelah libur karena Natal dan cuti bersama pada Selasa (26/12/2023), ada beberapa dari abdi negara itu menambah jatah libur, dengan mengajukan cuti tahunan.
Data dari Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ponorogo, ada 14 PNS yang momen Nataru ini, juga mengambil jatah cuti tahunan.
Ada yang mengambil 2 hingga 3 hari. Alhasil, jika mereka yang mengambil 3 hari, otomatis mereka akan masuk kerja nanti pada tahun 2024, yakni pada tanggal 2 Januari 2024.
“Di akhir tahun 2023 ini, berbarengan dengan libur Natal dan cuti bersama. Sebelumnya juga ada hari Sabtu dan Minggu yang juga libur. Ada beberapa PNS yang juga mengambil cuti tahunan. Jadi minggu ini ada 3 hari efektif, jadi sekalian sampai hari Minggu nanti ditambah Senin libur tahun baru,” kata Kepala BKPSDM Ponorogo Andy Susetyo disadur dari BeritaJatim.com--Jaringan Suara.com di hari yang sama.
Cuti tahunan dan membuat PNS itu masuk pada tahun depan 2024 memang diperbolehkan. Sebab, hak cuti tahunan PNS itu sebanyak 12 hari dalam setahun.
Memang kadang-kadang tidak diambil di hari umum, juga bisa diambil serempak pada akhir tahun atau momen lebaran Idul Fitri.
“Itu diperbolehkan dan Menpan RB pun juga mengizinkan untuk ambil cuti di akhir tahun,” kata mantan Kepala Dinas Pertanian ini.
Mereka mengambil cuti tahunan di akhir tahun, rata-rata memang karena ada acara keluarga. Biasanya mereka punya keluarga jauh, seperti di Jakarta atau bahkan di luar pulau.
Sehingga, katanya, mengambil cuti tahunan di akhir tahun, sekalian menengok keluarga dan liburan.
Baca Juga: Emak-emak Tantrum di Ponorogo Akhirnya Dapat Motor, Langsung Dimandikan Pakai Air Kembang
“Ambil cuti tahunan di akhir tahun, sehingga libur lebih lama, mungkin untuk menengok keluarga dan sekalian liburan,” katanya.
Namun, bagi PNS yang tidak mengambil cuti tahunan di akhir tahun, Andy mengingatkan mereka untuk tidak bolos kerja. Tentu ketentuan masuknya seperti jam kerja biasanya.
Sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 akan menanti, jika tidak masuk selama 3 hari. Ada teguran lisan hingga teguran secara tertulis.
“Saya harapkan PNS yang tidak cuti tahunan untuk masuk semua. Karena akhir tahun biasanya banyak pekerjaan yang tertunda karena beberapa hari libur,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT