SuaraJatim.id - Sebuah video yang memperlihatkan momen seorang polisi terseret-seret saat hendak menghentikan pengguna knalpot brong, beredar di media sosial. Lucunya lagi, pemotor itu juga meninggalkan temannya yang sedang dibonceng demi kabur dari kejaran polisi.
Video itu dibagikan oleh akun Instagram @yogyakarta.keras.
Dalam video berdurasi pendek itu awalnya terlihat seorang polisi berusaha menghentikan pengendara motor yang melanggar aturan, salah satunya menggunakan knalpot brong.
Namun bukannya minggir, pengendara motor yang saat itu tengah membonceng temannya itu justru menarik gas.
Namun polisi tersebut terus memegang tangan si pemotor meskipun ia harus berlari sambil terseret-seret.
Bahkan, teman yang diboncengnya itu sampai jatuh dari motor dan berlari. Sementara pemotor terus menarik gas dan meninggalkan temannya.
Peristiwa itu terjadi saat penertiban knalpot brong dan kelengkapan kendaraan di kawasan Jogjakarta.
Sejumlah warganet pun turut berkomentar pada unggahan tersebut.
"Kayaknya bukan cuma knalpot sih itu," ujar hilmi***.
Baca Juga: Teganya Kakak Beradik di Bangkalan Bunuh Teman Sendiri di Rawa, Terungkap Motifnya Gegara Ini
"Ditendang bilangnya gak mengayomi masyarakat, dibiarkan malah lari," kata leon***.
"Percuma kabur kalau temannya ketangkap mah udah bakal suruh nunjukin jalan rumahnya kalau gak ya ditahan suruh temannya datang lagi," komen baco***.
"Temannya jadi tumbal wkwk," komen ulin***.
Kontributor : Fisca Tanjung
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
Terkini
-
Stop Karaoke Selama Ramadan, Pemkab Blitar Resmi Tutup 24 Tempat Hiburan Malam!
-
5 Fakta Ibu dan Anak Dianiaya Tetangga Pakai Parang di Probolinggo, Buntut Konflik Lahan
-
CEK FAKTA: Heboh Iran Tembakkan Rudal dari Bawah Laut, Benarkah?
-
5 Fakta Staf DPRD Lamongan Digerebek Istri Sah, Berduaan di Hotel Bareng Selingkuhan
-
10 Fakta Paman dan Bibi Aniaya Keponakan Usia 4 Tahun di Surabaya, Dikurung 10 Jam hingga Dipukuli!