SuaraJatim.id - Persebaya Surabaya ditahan imbang tanpa gol saat melawan Madura United pada laga lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (13/3/2024) malam.
Pelatih Persebaya Paul Munster mengaku tak puas dengan penampilan anak asuhnya, terutama di lini depan.
Pada pertandingan tersebut klub berjuluk Bajol Ijo itu Paulo Henrique yang absen akibat dua kartu kuning yang didapat pada laga sebelumnya.
"Ada sejumlah peluang emas tapi tidak terjadi gol. Saya menilai sentuhan akhir pemain kurang agresif, kurang membunuh," kata Paul Munster dikutip dari Ketik.co.id--partner Suara.com, Rabu (13/3/2024).
Para pemain sudah melakukan strategi sesuai dengan instruksi. Hanya saja, banyak peluang yang terbuang sia-sia pada pertandingan tersebut.
"Insting pemain untuk mencetak gol kurang, banyak peluang tapi tidak menjadi gol," ungkapnya.
Mantan pelatih Bhayangkara FC itu tidak punya waktu panjang untuk segera memperbaiki sentuhan akhir pemainnya agar lebih tajam lagi. Mengingat setelah ini Persebaya akan menghadapi Arema FC.
Paul Munster memiliki cukup waktu panjang untuk memperbaiki itu sebelum laga melawan Arema FC pada Rabu (27/3/2024). "Terkait pertandingan berikutnya, ini jeda panjang. Siapkan tim lebih bagus. Akan baik untuk recovery pemain," katanya.
Namun demikian, secara keseluruhan anak asuhnya telah tampil apik. Bajol Ijo bisa keluar dari tekanan.
Baca Juga: Apes! Usai Adukan Wahyudi Hamisi, Persebaya Terkena Denda Rp50 Juta
"20 menit pertama, Persebaya main bagus. Tetapi setelah itu Madura bisa mengimbangi. Babak kedua dengan perubahan taktikal, Persebaya mendominasi pertandingan," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
ADVAN Ajak Komunitas Pelari Malang Hidup Aktif lewat Run Like a Pro
-
BRI Money Changer, Tukar Valas Kini Lebih Mudah di Lokasi Terdekat
-
Nekat! Kecanduan Judi Online, Dua Remaja Bobol 13 Sekolah di Tuban-Rembang
-
Pilu! Hilang Dini Hari, Mbah Lastri Ditemukan Tak Bernyawa di Jurang Magetan
-
BRI Peduli Temani Langkah Mahesa, dari Jalan Kaki Terjebak Banjir Rob Kini Pakai Sepeda