SuaraJatim.id - Pemkab Pacitan dikejar waktu untuk menyelesaikan honorer. Masih ada sekitar 1.627 tenaga honorer yang menanti nasibnya.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), pemerintah daerah harus segera menyelesaikan masalah pegawai honorer.
Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pacitan, Sugeng Budiarto mengatakan sudah tidak bisa lagi menerima honorer.
"Kepada Satuan Kerja (Satker) kami juga tidak memperbolehkan menerima tenaga honorer lagi," ujarnya dilansir dari Ketik.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (12/6/2024).
Mengenai rekrutan PPPK, pihaknya mengaku masih menunggu keputusan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).
Dia ingin memastikan aturan mengenai prioritas bagi peserta PPPK yang sebelumnya tidak lulus tes, namun berada di ambang batas nilai.
"Nah terkait yang peserta yang sampai di ambang batas namun tidak lulus waktu lalu, menunggu keputusan dari Menpan-RB terkait diprioritaskan atau tidak, itu menunggu kabar selanjutnya," kata Sugeng.
Sementara itu, terkait dengan lowongan CPNS dan PPPK 2024 masih belum ada kejelasan. "Intinya masih nunggu aturan dari Menpan-RB kalau terkait itu," katanya.
Pemkab meminta masyarakat yang melamar untuk terus mengikuti informasi terbaru melalui website resmi BKPSDM Pacitan atau media sosial terkait.
Baca Juga: Peringatan untuk Warga Pacitan, Waspada Krisis Air Bersih
"Harapan ke depan usulan formasi bisa terpenuhi dan terisi oleh pelamar. Bagi warga Pacitan bisa mengakses informasi di website BKPSDM Pacitan, terkait update pembukaan lowongan PPPK dan CPNS tahun 2024," pungkas Kabid Sugeng.
Sebelumnya, Pemkab Pacitan telah melantik 424 PPPK formasi 2023 dan membuka pendaftaran untuk 388 formasi ASN pada tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Demo Panas di Depan BI Jatim: Mahasiswa Bakar Ban Sampai Tantang Sumpah Mubahalah
-
Ingkar Janji di Desa Tlogo Blitar: Proyek KDMP Robohkan Sekolah Sebelum Siapkan Pengganti
-
Buka Expo Konstruksi, Gubernur Khofifah Optimistis pada Penciptaan Lapangan Kerja di Jatim
-
Belum Punya Gedung, Siswa SRMP 29 Pamekasan Harus Pindah Belajar ke Sampang
-
Terjebak di Lantai Dua, 4 Penghuni Rumah di Ampel Surabaya Dievakuasi dari Kepungan Api