SuaraJatim.id - Beredar video memperlihatkan aksi gerombolan remaja yang diduga gangster mengadang truk tangki air di kawasan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Aksi yang membuat warga resah tersebut diketahui terjadi pada Minggu (16/6/2024).
Kapolsek Pacet, AKP Agus Setiawan membenarkan video yang viral tersebut. Dia menyampaikan, kejadiannya sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu sekelompok remaja berusia puluhan tahun sedang konvoi dari Trawas menuju ke Pacet.
“Mereka baru selesai melaksanakan silaturahmi atau kopdar di salah satu warung di Trawas dan saat pulang mereka melakukan konvoi dari Trawas sampai Pacet. Mereka dari daerah Surabaya, Sidoarjo, Krian, Lamongan, Nganjuk, dan Mojokerto,” ungkapnya dikutip dari BeritaJatim--jaringan Suara.com, Selasa (18/6/2024).
Polisi yang mendapat laporan dari masyarakat langsung melakukan pengadangan. Remaja yang konvoi tersebut langsung kocar-kacir melarikan diri.
Agus mengungkapkan, tiga orang diamankan dalam kejadian tersebut, masing-masing anggota dan koordinator.
Berdasarkan informasi yang didapatkan kepolisian, gerombolan diduga gangster tersebut sempat mengadang truk tangki. Tidak hanya itu, kelompok ini juga mumukul truk tersebut dengan batang bendera dari bambu.
“Kami sudah konfirmasi ke sopir tangki, tidak ada kerusakan pada truk dari pemukulan tersebut. Ada sekitar 70 pemuda yang melakukan konvoi dengan berbagai atribut bertuliskan 'Kampung Horor Nganjuk' 'Selatan Official' dan 'Garangan'. Kami berikan edukasi terhadap mereka, dan mereka mengakui dan meminta maaf,” katanya.
Ketiga orang tersebut hanya dikenakan wajib lapor karena masih di bawah umur dan harus dijemput orang tuanya serta kepala desa. “Kami berpesan kepada orang tuanya agar aktif mengontrol anaknya,” tegasnya.
Baca Juga: Oknum Polwan Briptu FN Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Tidak Ada Berita Seharga Nyawa: Aksi Solidaritas Wartawan untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau
-
Gubernur Khofifah Terima Audiensi PT Wiraraja Madura Internasional dan Delegasi Investor Kawasan
-
Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji
-
Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan
-
Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat