Andre memaparkan materi mengenai model dan alat Verifikasi. Ia menjelaskan jika peran media dalam melawan hoaks secara global. Dia menjelaskan hoaks mudah menyebar karena Indeks literasi Digital Indonesia masih rendah, yakni hanya 3,49. "Ini hanya beberapa strip di atas Timor Leste," jelasnya.
"Hoaks ini fenomena global, terjadi di semua negara. Oleh karena itu media, pemerintah, civitas akademika, dan semua pihak harus berperan meluruskan itu semua," jelas Andre.
Ia menjelaskan, ada tujuh alasan hoaks mudah menyebar, pertama tidak mencermati sumber informasi, tidak sabar dan kurang perhatian, malas secara kognitif, emosi mengalahkan rasionalitas, tekanan sosial, confirmation bias dan pengulangan efek kebenaran bias.
Sementara itu, Esther Irawati Setiawan membawakan materi 'Produksi Konten Digital menggunakan AI, berdasarkan Fakta dan Data'.
Baca Juga: Iseng Rekayasa Foto Jadi Gambar Syur, Pemuda Gresik Terancam Penjara 8 Tahun
“AI ini hanya untuk tools yang bisa menghemat waktu dan biaya,” tegas Esther saat membuka sesi kedua. Ia juga menjelaskan jika kita tidak perlu takut ke AI, cukup menerima dan menggunakan secara bijaksana.
Esther Irawati mengungkapkan AI bisa mengenerate berbagai konten, mulai gambar, suara, hingga video. Karena itu, tidak bolah terjebak ketakutan dan berdiam diri saja menanggapi adanya badai AI.
“Oleh karena kita harus mulai memikirkan bagaimana kita menghasilkan konten menggunakan AI,” kata Esther.
Di pengujung acara, Rendy Adrikni Sadikin selaku Head of Community Development Suara.com, menjelaskan tentang Yoursay.id, platform user generated content sekaligus community hub Suara.com. Dia mengajak audiens untuk berkolaborasi dalam hal pembuatan konten serta melakukan aktivitas komunitas di platform tersebut.
Baca Juga: Terancam 5 Tahun Penjara, Terungkap Motif Pria di Bojonegoro Bacok Adik Iparnya
Berita Terkait
-
Samsung Pamer Deretan Fitur Pintar Galaxy AI di HP Seri A, Setangguh Apa?
-
AI Mengguncang Dunia Seni: Kreator Sejati atau Ilusi Kecerdasan?
-
Profil Brillian Fairiandi: Sutradara Al Video Gibran Naik Unta Bak Paul Atreides
-
WhatsApp Kembangkan Fitur Pengingat Pesan Menggunakan Meta AI
-
Kontroversi: Ghiblifikasi AI Lukai Hayao Miyazaki, 'AI Tak Punya Jiwa'
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
Terkini
-
Miris! Istri di Blitar Dibacok Mantan Suami Saat Antarkan Anak ke Mertua
-
Mengatur Pola Makan Sehat Selama Lebaran, Ini Tips dari Dosen Gizi Universitas Airlangga
-
Antusiasme Tinggi, 75.483 Penumpang Gunakan Kereta Api pada Hari Pertama dan Kedua Lebaran 2025
-
Banjir Kepung Ngawi: 15 Desa Terdampak
-
Kronologi Mobil Elf Berpenumpang Terbakar di Tol Madiun