SuaraJatim.id - Beredar video memperlihatkan bercak merah diduga darah berceceran di jalanan Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.
Warga sempat dibuat geger dengan keberadaan bercak merah mirip darah tersebut. Berdasarkan informasi yang didapatkan, diketahui bercak tersebut pertama kali muncul pada Senin (22/7/2024) dan terus ditemukan hingga Kamis (25/7/2024).
Salah satu warga setempat, Istafada Ilma Nafi’a mengatakan, keberadaan bercak darah tersebut seolah seperti teror yang tidak berhenti. Datang terus dalam beberapa hari belakangan.
Warga menemukan bercak merah tersebut di jalan hingga teras rumah warga. “Sebenarnya waktu hari senin itu saat di pagi hari ada bercak darah di sekitar rumah warga, tapi belum curiga,” kata Fada menghutip BeritaJatim--partner Suara.com.
Namun, keesokan harinya warga kembali menemukan bercak serupa di rumah warga lain. Awalnya berpikir darah tikus yang dimakan kucing.
Mereka mulai curiga ketika kembali menemukan bercak merah di tempat lain. “Ternyata malam harinya ada warga yang lain juga menemukan bercak merah,” kata Fada.
Teror bercak merah tersebut sempat membuat warga resah. Sampai sekarang belum diketahui itu darah siapa. “Kemarin pagi juga masih ada di rumah warga,” bebernya.
Fada sendiri belum mengetahui bercak merah tersebut darah atau bukan. Dia tahunya polanya teratur rapi dan hampir menyebar merata di satu dusun. “Sepertinya iya, ada yang sengaja ingin membuat kepanikan warga,” kata Fada.
Karena hal itu, warga semalam mengadakan doa bersama dan sudah dalam penyelidikan oleh pihak berwajib.
Baca Juga: Heboh! Geger Penemuan Bayi Terbungkus Kain Sarung di Tuban, Dikira Hantu
“Kalau di sini termasuk yang sedang, tapi ada di beberapa tempat yang lebih banyak dan baunya amis,” kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar
-
Sembilan Tahun Sembunyi, Jejak Sang Penipu Mebel Terhenti di Kapas Krampung Surabaya
-
Penjual Tempe Probolinggo Tak Berdaya Motornya Dirampas Begal Bercelurit
-
Strategi Blusukan Desa di Jatim Manjur! Indosat Panen 14,4 Juta Pelanggan
-
Kasa Tertinggal di Tubuh: Diskes Tulungagung Kawal Dugaan Malapraktik yang Kini Masuk Ranah Polisi