SuaraJatim.id - Siswa dan siswi Jawa Timur kembali mengukir prestasi membanggakan di ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tingkat nasional tahun 2024 di Jakarta. Jawa Timur berjaya dengan berhasil menjadi juara umum.
Pada ajang yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) tersebut, Jatim berhasil menyabet medali dengan raihan total 23 medali di semua jenjang.
Pada jenjang SMA, siswa Jatim berhasil membawa 9 medali, dengan rincian 2 emas, 3 perak dan 5 perunggu. Dengan posisi kedua diikuti Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) dengan 7 medali dan Jawa Barat dengan 3 medali.
Sementara di jenjang SMP/MTs, pelajar Jawa Timur juga mencatatkan capaian membanggakan dengan perolehan 14 medali. Rinciannya, 3 emas, 4 perak dan 7 perunggu. Disusul posisi kedua dari Jawa Tengah dengan 7 medali dan posisi ketiga dari Provinsi Aceh dengan 2 medali.
Atas prestasi membanggakan ini, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menyampaikan rasa bangganya terhadap siswa-siswa Jatim yang telah menorehkan prestasi gemilang pada ajang kompetisi OPSI tahun 2024.
“Alhamdulillah, ini kado prestasi membanggakan bagi Jawa Timur di momen Hari Pahlawan, Kita bangga atas prestasi ini, mereka semua adalah pahlawan-pahlawan pelajar Jawa Timur,” ujarnya di Surabaya, Minggu (10/11/2024).
Prestasi ini, kata Adhy, menjadi langkah awal yang baik dalam menumbuh kembangkan bibit-bibit peneliti muda dari berbagai bidang sejak dini. Terlebih, sekolah terus mendorong siswa dalam melakukan kajian ilmiah.
Selain itu juga, lanjut Adhy, sekolah melakukan pendampingan agar siswa bisa mengembangkan berbagai temuan yang bermanfaat, tidak hanya untuk kepentingan ilmu pengetahuan, tetapi juga bagi seluruh masyarakat.
“OPSI menjadi wadah bagi siswa dalam meningkatkan rasa tanggung jawab, kemampuan berpikir kritis, kemampuan analisis, kerja sama dalam kelompok, meningkatkan rasa percaya diri, dan meningkatkan kepedulian sosial atas masalah-masalah yang dihadapi oleh bangsa Indonesia,” katanya.
Baca Juga: Pj. Gubernur Jatim Optimistis Pilkada Serentak Tahun 2024 Berjalan Aman, Damai dan Demokratis
Lebih lanjut, Pj. Gubernur Adhy pun berharap, dengan dibawanya gelar Juara Umum OPSI Tahun 2024 ini, para pelajar di Jawa Timur terus terpacu dalam mengembangkan diri melalui potensi-potensi yang dimilikinya, dan tidak pernah puas dalam menggali berbagai pertanyaan untuk menemukan solusi dari permasalahan yang ada.
“Kalau selalu ingin tahu, penuh dengan berbagai pertanyaan-pertanyaan, akan membuat siswa terbiasa dalam berpikir kritis, selalu melakukan berbagai analisis yang pada akhirnya menciptakan sebuah inovasi atau penelitian yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai akan terus mendorong dan mewadahi setiap penelitian yang dilakukan oleh para siswa. Sehingga penelitian yang dilakukan nantinya dapat menjawab berbagai tantangan zaman yang semakin komplek.
“Kita akan terus dorong dan menstimulasi pikiran dan rasa keingin tahuan para siswa-siswa Jawa Timur, sehingga mereka terpacu untuk melakukan penelitian dalam mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu sendiri,” katanya.
“Kita juga akan memfasilitasi dan mewadahi para siswa-siswa dalam melakukan berbagai penelitian, dengan instrumen-instrumen yang dapat menunjang penelitian tersebut dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat dalam menjawab berbagai tantangan yang ada” tandasnya.
Sebagai informasi, kompetisi OPSI tahun 2024 ini digelar mulai dari tanggal 3-9 November, serta diikuti 192 peserta SMP dan 181 peserta SMA dengan total 200 naskah penelitian yang berhasil masuk ke tingkat nasional.
Berita Terkait
-
Pj. Gubernur Jatim Sebut Hari Pahlawan Jadi Momentum untuk Implementasikan Sifat dan Nilai Kepahlawanan
-
Berbagai Unsur Masyarakat Sambut Hari Pahlawan, Pj. Gubernur Adhy: Kita Berusaha Isi Kemerdekaan dengan yang Baik
-
Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan Bhumandala Award
-
Berhasil Bangun Ketangguhan Bencana, IRB Jatim Konsisten Turun 36,23 Poin di Lima Tahun Terakhir
-
Transformasi Digital Jadikan Reformasi Birokrasi Pemprov Jatim Berjalan Lincah dan Akuntabel
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 Mahasiswi UNU Blitar Jadi Korban Pelecehan Dosen di Kelas
-
Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
-
7 Santri di Surabaya Jadi Korban Bejat Guru Ngaji
-
Dijual Rp400 Juta: Horor Penyekapan Warga Jepang di Markas Scamming Surabaya
-
Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya