SuaraJatim.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur menggeledah rumah milik oknum polisi anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Arif Susilo.
Diduga, oknum polisi tersebut terlibat jaringan peredaran narkoba di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kabid Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Timur, Kombes Pol Noer Wisnanto mengatakan, dugaan keterlibatan Arif Susilo dalam jaringan peredaran narkoba usai penangkapan kurir sabu bernama Fattah di NTB.
Berdasarkan penyelidikan muncul nama Arif Susilo yang kini bertugas di Polres Tanjung Perak, Surabaya.
“Fattah merupakan narapidana sabu yang dulu pernah ditangkap oleh saudara AS saat berdinas di Satres Narkoba NTB,” kata Kombes Pol Noer Wisnanto saat melakukan penggeledahan di rumah Arif Susilo dilansir dari BeritaJatim--partner Suara.com, Kamis (5/12/2024).
Diketahui, Arif Susilo diduga menjalankan bisnis haram bersama Fattah sejak tahun 2020.
Oknum polisi tersebut berperan sebagai pengendali jaringan di NTB. “Selain Fattah dan Arif Susilo, jaringan ini juga beranggotakan Erwin sebagai penyedia sabu. Saat ini, Erwin sudah mendekam di sel tahanan di Medan, Sumatera Utara,” tuturnya.
Dia menjelaskan, Arif Susilo menerima sabu seharga Rp500 juta dari Erwin dan menjualnya kembali dengan harga Rp650 juta per kilogram dalam setiap transaksinya.
Dari hasil pemeriksaan BNN, sejak tahun 2020-2024 sudah terjadi 7 kali transaksi dengan total berat sekali kirim bervariatif antara 1-5 kilogram sekali kirim.
Baca Juga: Terungkap Bunker Milik Bandar Narkoba di Surabaya, Isinya Bikin Syok
BNN Provinsi Jawa Timur melakukan penggeledahan ke rumah Arif Susilo untuk mencari barang bukti tambahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek
-
Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri
-
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental
-
Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem
-
Tak Kapok Masuk Bui, Wanita 34 Tahun Diciduk Edarkan Narkotika di Surabaya